Menjadi researcher di bidang basic science dan bioinformatika bisa dibilang merupakan hal yang sangat baru buatku. Basic science yang kumaksud di sini adalah biologi, lebih spesifiknya lagi adalah mikrobiologi. Sementara bioinformatika, merupakan sebuah cabang ilmu baru yang menjadi perkawinan dari biologi, ilmu komputer, dan statistika. Sedetikpun tidak pernah terbayang saat kuliah dokter dulu akan lanjut di bidang bioinformatika.
Showing posts with label Ceritaku. Show all posts
Showing posts with label Ceritaku. Show all posts
Tuesday, December 8, 2020
Sunday, August 23, 2020
Abortus Provokatus part 2
part 1 : https://diadianita.blogspot.com/2019/04/abortus-provokatus.html
Saat itu perasaan saya campur aduk. Di satu sisi saya sungguh tidak bisa menepikan kekesalan saya melihat ulah pasien yang dengan sengaja membunuh janin yang dikandungnya, ditambah dengan cara nya yang tidak aman hingga membahayakan nyawanya sendiri. Di sisi lain saya juga semakin sebal membayangkan ayah dari janin malang tersebut yang namanya telah terukir menjadi tato berbentuk urtikaria di lengan bawah remaja putri malang tersebut. Ah, apa iya dia tahu bahwa anaknya sudah tiada? Atau dia kah yang mengusulkan ini semua? Lari dari tanggungjawab? Berpikir ini hal biasa?
Apa iya tahu bahwa wanitanya kini sedang meregang nyawa? Saya ingin sekali pasien ini selamat dan berharap dengan demikian ia bisa punya kesempatan kedua untuk bisa hidup lebih baik dan tidak mengulangi kesalahan yang sama. Namun, kondisinya malam itu benar-benar mengkhawatirkan.
Hingga hari berganti, Mba Tina, bidan jaga IGD yang shift bersamaku saat itu tidak henti melakukan pemantauan tanda vital pasien setiap 30 menit sekali. Semua obat topangan kardio sudah diberikan namun tekanan darahnya tak kunjung membaik. Urinnya juga tak sedikitpun bertambah. Pasien ini lantas masuk ICU demi pemantauan yang lebih baik.
Saat itu perasaan saya campur aduk. Di satu sisi saya sungguh tidak bisa menepikan kekesalan saya melihat ulah pasien yang dengan sengaja membunuh janin yang dikandungnya, ditambah dengan cara nya yang tidak aman hingga membahayakan nyawanya sendiri. Di sisi lain saya juga semakin sebal membayangkan ayah dari janin malang tersebut yang namanya telah terukir menjadi tato berbentuk urtikaria di lengan bawah remaja putri malang tersebut. Ah, apa iya dia tahu bahwa anaknya sudah tiada? Atau dia kah yang mengusulkan ini semua? Lari dari tanggungjawab? Berpikir ini hal biasa?
Apa iya tahu bahwa wanitanya kini sedang meregang nyawa? Saya ingin sekali pasien ini selamat dan berharap dengan demikian ia bisa punya kesempatan kedua untuk bisa hidup lebih baik dan tidak mengulangi kesalahan yang sama. Namun, kondisinya malam itu benar-benar mengkhawatirkan.
Hingga hari berganti, Mba Tina, bidan jaga IGD yang shift bersamaku saat itu tidak henti melakukan pemantauan tanda vital pasien setiap 30 menit sekali. Semua obat topangan kardio sudah diberikan namun tekanan darahnya tak kunjung membaik. Urinnya juga tak sedikitpun bertambah. Pasien ini lantas masuk ICU demi pemantauan yang lebih baik.
Segala upaya kami lakukan, namun Allah berkehendak lain. Keesokan harinya, pasien tersebut meninggal dunia. Menyisakan kesedihan dan berbagai pertanyaan dari pihak keluarga, mengapa anak remaja itu bisa meninggal padahal sebelumnya baik-baik saja, tidak ada riwayat penyakit berat dan lain sebagainya. Tidak seluruh anggota keluarga mengetahui status kehamilan anak tersebut, apalagi tindakannya yang melakukan aborsi.
Ternyata, remaja ini tidak punya kesempatan kedua ...
Pesan saya cuma satu untuk yang membaca tulisan ini, terutama jika kalian remaja atau yang belum kebayang pembicaraan apa ini semua. Kalau tidak mau merawat anak, tolong jangan membuat anak.
Code Blue
Sore itu IGD tidak terlalu ramai. Hanya ada satu dua pasien yang rencana rawat jalan dan satu dua pasien yang tinggal menunggu waktu kepindahan ke kamar rawat inap. Saya dan kakak-kakak perawat jaga sedang duduk menulis status tanpa terburu sambil sesekali memasukan cemilan ke mulut. Tiba-tiba kami dibuat kaget oleh sebuah teriakan yang berasal dari lobi IGD: "Code bluee!!!!!"
Code blue adalah sebuah kode yang umum digunakan di lingkup fasilitas kesehatan yang artinya ada orang yang henti jantung/henti napas. Henti jantung dan henti napas merupakan kegawatdaruratan yang paling mengancam nyawa, dan penanganan yang tepat serta cepat konon mampu mengembalikan denyut maupun napas pasien, tentunya tergantung juga pada penyakit penyerta yang diderita pasien.
Code blue adalah sebuah kode yang umum digunakan di lingkup fasilitas kesehatan yang artinya ada orang yang henti jantung/henti napas. Henti jantung dan henti napas merupakan kegawatdaruratan yang paling mengancam nyawa, dan penanganan yang tepat serta cepat konon mampu mengembalikan denyut maupun napas pasien, tentunya tergantung juga pada penyakit penyerta yang diderita pasien.
Di RS tempat kami bekerja, pengumuman code blue sudah terintegrasi dari setiap telepon yang ada di RS langsung ke pengeras suara di seluruh sudut RS, sehingga di manapun dokter dan tim code blue berada, bisa langsung merespons dengan datang ke TKP.
Namun sore itu, ada hal yang tidak biasa. Kami mendengar teriakan code blue dari seorang wanita yang berada dari dalam mobil tepat di lobi IGD. Saya berlari menyambar alat bagging, kakak-kakak perawat juga langsung berlari ke lobi dan sebagian membawa brankar. Seorang laki-laki paruh baya yang duduk di kursi samping pengemudi terkulai lemas tidak sadarkan diri, sementara wanita yang berteriak tadi duduk di kursi penumpang belakang. Salah satu perawatku langsung mengambil inisiasi untuk melakukan RJP (resusitasi jantung-paru*) di kursi penumpang sementara tim menyiapkan brankar untuk membawa masuk pasien. Karena posisi yang kurang maksimal untuk melakukan RJP di jok mobil, dalam waktu beberapa detik kami pindahkan pasien tersebut ke atas brankar dan langsung membawanya menuju zona merah IGD sambil tetap melakukan RJP. Secara simultan, tim kami juga mencoba mencari akses intravena serta memasang elektroda yang terhubung pada monitor untuk mengetahui irama jantung pasien. Setelah beberapa siklus kompresi, obat-obatan serta kejut defibrilasi diberikan, pasien ini ROSC, kembali memiliki sirkulasi spontan atau dengan kata lain, jantungnya kembali berdenyut! MasyaAllah
Namun sore itu, ada hal yang tidak biasa. Kami mendengar teriakan code blue dari seorang wanita yang berada dari dalam mobil tepat di lobi IGD. Saya berlari menyambar alat bagging, kakak-kakak perawat juga langsung berlari ke lobi dan sebagian membawa brankar. Seorang laki-laki paruh baya yang duduk di kursi samping pengemudi terkulai lemas tidak sadarkan diri, sementara wanita yang berteriak tadi duduk di kursi penumpang belakang. Salah satu perawatku langsung mengambil inisiasi untuk melakukan RJP (resusitasi jantung-paru*) di kursi penumpang sementara tim menyiapkan brankar untuk membawa masuk pasien. Karena posisi yang kurang maksimal untuk melakukan RJP di jok mobil, dalam waktu beberapa detik kami pindahkan pasien tersebut ke atas brankar dan langsung membawanya menuju zona merah IGD sambil tetap melakukan RJP. Secara simultan, tim kami juga mencoba mencari akses intravena serta memasang elektroda yang terhubung pada monitor untuk mengetahui irama jantung pasien. Setelah beberapa siklus kompresi, obat-obatan serta kejut defibrilasi diberikan, pasien ini ROSC, kembali memiliki sirkulasi spontan atau dengan kata lain, jantungnya kembali berdenyut! MasyaAllah
Kami memantau pasien ini dengan seksama selama di IGD, karena bukan tidak mungkin terjadi serangan jantung berulang. Ketika sedang sibuk konsul ke dokter penanggung jawab pasien, yang dalam hal ini dokter spesialis jantung, serta memesan kamar ICU untuk perawatan pasien selanjutnya, saya terkesima melihat pasien tadi sadar, compos mentis, sampai sampai bisa duduk di atas brankar IGD. Pasien paruh baya tersebut berkata ia haus dan juga bisa bercakap dengan keluarganya walau dalam kondisi yang masih cukup lemah. Saya mengingatkan agar keluarga tidak terlalu banyak mengajak pasien berbicara terlebih dahulu agar pasien tersebut dapat beristirahat.
Hal ini menjadi pengalaman pertama yang sangat berharga bagi saya. Beberapa menit sebelumnya, Bapak tersebut tidak sadar, jantungnya berhenti berdenyut sama sekali, dan atas kuasa Allah, ia kini bangun dan terduduk dan bahkan berbicara ingin minum. Allah berikan kesempatan baginya untuk kembali berbincang dengan keluarga. Sebetulnya ini bukan kali pertama pasien tersebut mengalami serangan hingga henti jantung. Beberapa bulan sebelumnya, pasien juga mengalami henti jantung dan setelah dilakukan resusitasi, beliau kembali hidup dan bertahan hingga sekarang. Beliau memiliki,... kesempatan kedua.
Lantas saya berpikir, berapa banyak orang di luar sana yang mati lantas memohon pada Allah untuk diberi kesempatan kedua agar bisa solat, taubat, dan bersedekah, namun tidak lagi dikabulkan? Berapa banyak dari kita yang menyianyiakan kesempatan hidup kita yang hanya satu-satunya ini dengan hal-hal yang tidak selayaknya dilakukan?
*resusitasi jantung paru adalah tindakan melakukan kompresi atau penekanan pada pertengahan dinding dada tepat di atas tulang dada untuk menggantikan sementara fungsi jantung dalam memompa darah ke paru dan seluruh tubuh. kompresi disertai juga dengan memberikan napas buatan.
Saturday, July 11, 2020
Serpihan ingatan di Eropa
Baru sadar belum sempat menuliskan cerita perjalanan ke benua biru dua tahun silam. Setelah diingatkan oleh Kak dr. Fafa, yang ternyata juga suka nulis blog, aku coba mengais ingatan salah satu Ramadhan paling berkesanku. Pertengahan tahun 2018 lalu, aku dan teman-temanku pergi ke Groningen, Belanda untuk mengikuti konferensi ilmiah. Berbekal abstrak skripsi jaman S1 yang qadarullah diterima untuk presentasi poster, aku untuk pertama kalinya menghadiri sebuah konferensi ilmiah internasional di belahan bumi lain. Waktu itu aku berangkat bersama Nana, Bella, Nadia, Ridha, Rissa, dan Syifa. Berbagai persiapan kami lakukan mulai dari pembuatan poster, mengurus paspor, visa, tiket, itinerary, penginapan, dan lain sebagainya. Alhamdulillah walau ada banyak drama di sana sini, kami berangkat juga!
Setelah kurang lebih 17 jam perjalanan di udara dari Jakarta-Istanbul-Amsterdam ditambah 2 jam perjalanan menggunakan kereta dari Bandara Schipol Amsterdam, sampailah kami di Groningen Central Station.
Setelah kurang lebih 17 jam perjalanan di udara dari Jakarta-Istanbul-Amsterdam ditambah 2 jam perjalanan menggunakan kereta dari Bandara Schipol Amsterdam, sampailah kami di Groningen Central Station.
Saturday, February 22, 2014
22 Februari
Entah mengapa aku tak pernah bisa lupa tanggal ini, nostalgia masa SMP yang sangat kurindukan!
Mungkin semua dokumentasi yang kupunya hari itu hilang terbawa HP sonyericsson K750i-ku yang raib di ARH, namun serpihan memori itu masih ada di serebrumku
Hari itulah pertama kalinya aku melihat pemandangan cantik luar biasa, ciptaan Allah ta'ala.
Bukan, itu bukan gambar asli yang kulihat 5 tahun lalu. Tapi kurang lebih tampak pelangi seperti itu, indah dan cantik. Jujur saja jarang sekali aku bisa melihat pelangi sebesar dan seindah itu. Proses dispersi cahaya masif yang alami ini pasti akan memikat siapapun yang melihatnya.
Subhanallah, izinkan aku melihat mahakaryamu ini lagi Ya Allah...
Ini notes FB ku yang cerita tentang hari itu :)
https://www.facebook.com/notes/dianita-s-saputri/22-februari/10150145504004766
Mungkin semua dokumentasi yang kupunya hari itu hilang terbawa HP sonyericsson K750i-ku yang raib di ARH, namun serpihan memori itu masih ada di serebrumku
Hari itulah pertama kalinya aku melihat pemandangan cantik luar biasa, ciptaan Allah ta'ala.
Bukan, itu bukan gambar asli yang kulihat 5 tahun lalu. Tapi kurang lebih tampak pelangi seperti itu, indah dan cantik. Jujur saja jarang sekali aku bisa melihat pelangi sebesar dan seindah itu. Proses dispersi cahaya masif yang alami ini pasti akan memikat siapapun yang melihatnya.
Subhanallah, izinkan aku melihat mahakaryamu ini lagi Ya Allah...
Ini notes FB ku yang cerita tentang hari itu :)
https://www.facebook.com/notes/dianita-s-saputri/22-februari/10150145504004766
Monday, February 3, 2014
Semester Baru
Belum puas rasanya seminggu di rumah buat libur semester ini, tapi memang sudah waktunya untuk beranjak dari dunia rumah ke dunia kos! 3 Februari 2014 akan jadi awal dari semester 4-ku di FKUI. Sekian modul dan matkul sudah menanti... Bismillah, modul pertama: Ginjal dan Cairan Tubuh. Diiringi sama KKD dan empati 2, semoga kita bersahabat ya, Dul! :)
Tuesday, January 21, 2014
Thanks
Saya merasa membohongi diri sendiri saat saya sudah beresolusi untuk rajin menulis blog tapi justru tak ada suaranya akhir-akhir ini... Saya sibuk sendiri, melupakan ladang yang harusnya bisa saya tanamkan kata-kata untuk membentuk hutan memori... Saya sibuk dengan semua pikiran saya, pikiran tentang hidup ini, tentang tugas riset yang tak kunjung usai, tentang tanggungjawab organisasi, tentang kampung yang saya rindukan... ya, saya masih di sini, masih di ibukota negara maritim yang daratannya kini ikut menjadi lautan gara-gara banjir. Saya belum pulang ke kampung halaman, di saat semua teman2 saya sudah menikmati bertemu keluarga yang dirindukan. Saat semua pikiran itu berebut mendapat tempat di kepala saya, saya merasa jatuh, justru tak bisa berbuat apa-apa. Saya lalu berharap akan ada angin semangat yang berhembus menerpa saya, agar bangkit semua asa yang selama ini jadi tiang penyangga hidup saya. Saya selalu ingin ada yang menggerakkan jemari saya lagi untuk menari di atas keyboard laptop tosca ini... Lalu saya tak sengaja membaca sepatah kata dari mmm... rekan [teman teman saya] saya,
"Saya rasa bila saya hanya berharap akan lahir semangat menggebu-gebu saya muncul, semangat itu tak akan lahir. Maka sekarang yang harus saya buktikan adalah bukti." -Rindu Pada Gebu, by Aditya Prahara-
Thanks
"Saya rasa bila saya hanya berharap akan lahir semangat menggebu-gebu saya muncul, semangat itu tak akan lahir. Maka sekarang yang harus saya buktikan adalah bukti." -Rindu Pada Gebu, by Aditya Prahara-
Thanks
Thursday, March 7, 2013
My Sweet Seventeen (eps. Salemba)
Masih di hari ini, di hari ulang tahunku yang ke 17
--prolog--
--prolog--
aku harus mengerjakan soal-soal Ujian Formatif online di SceLe sebagai persiapan dalam menghadapi ujian Sumatif modul Sel Gen Biomol pada 14 Maret nanti...
Entah kenapa, sore itu rasanya kamar kosku ramai sekali. Selain teman-teman satu kos, aku kedatangan teman-teman dari kos tetangga. Ada Suci, Aldisa, Nisa, dan Silvi. Aku hanya bisa pasrah, tak bisa menolak kamarku dihuni sekian banyak orang. Gaduh, ricuh, dan kisruh suasana malam itu... Ada yang mengerjakan formatif, ada yang belajar bab Enzim dan Interaksi Protein-Ligan. Aku memilih mengerjakan formatif, biarpun belum sepenuhnya paham dengan materi formatif itu, toh juga tidak masuk penilaian. Lalu dengan sabar aku membuat copy dari soal-soal tersebut karena takut tidak dapat diulang dan tidak ada pembahasannya. Selesai mengerjakan, aku diserang virus badmood gara-gara laptopku yang tak ada angin tak ada hujan tiba-tiba hang dan not responding... Belum sempat menyimpan data formatif dan jawaban-jawabanku, Ms. Word yang not responding itu harus harus harus terpaksa sekali untuk ditutup dan tak meninggalkan jejak recovery file sedikit pun... Ah, sudah suasana crowded gini, makin bete bedmut dan kesal >,<
Tiba-tiba...
datanglah,..
Kejutan dari kalian...
[Summon : Agnesstacia Vania Lumintang, Luh Gede Laksmi Rahayu Handayani, Lily Raudah Putri Lubis, Dwi Sumartiningsih, Aldisa Pratiwi, serta Suci Pratiwi Latief, Silvi, dan Cholifatun Nisa...]
Makasi teman-temaaaan...
kejutan yang spesial dari kalian :* [{}] #bahkan aku nggak ngerti kapan kalian sempat beli kue macam ni, kan kita selalu bersama :'')
curhat --> terakhir aku tiup lilin ulang tahun adalah ketika aku berumur 4 tahun bersama dengan ultah kakakku yang ke 9 :) makasih banget banget banget kalian kasih aku kesempatan buat niup lilin birthday cake lagi ...
Mungkin ultah ke 17 ku gak bisa dibilang sweet seventeen tanpa kalian :''
Teringat pada:
Keluargaku di Jepang, -Jember Patrang-
Xlamn dan Las Vegas
Rindu...
***
Tiba-tiba...
datanglah,..
Kejutan dari kalian...
[Summon : Agnesstacia Vania Lumintang, Luh Gede Laksmi Rahayu Handayani, Lily Raudah Putri Lubis, Dwi Sumartiningsih, Aldisa Pratiwi, serta Suci Pratiwi Latief, Silvi, dan Cholifatun Nisa...]
Makasi teman-temaaaan...
kejutan yang spesial dari kalian :* [{}] #bahkan aku nggak ngerti kapan kalian sempat beli kue macam ni, kan kita selalu bersama :'')
curhat --> terakhir aku tiup lilin ulang tahun adalah ketika aku berumur 4 tahun bersama dengan ultah kakakku yang ke 9 :) makasih banget banget banget kalian kasih aku kesempatan buat niup lilin birthday cake lagi ...
Mungkin ultah ke 17 ku gak bisa dibilang sweet seventeen tanpa kalian :''
***
Keluargaku di Jepang, -Jember Patrang-
Xlamn dan Las Vegas
Rindu...
Monday, December 31, 2012
Tutup Tahun 2012
Malam ini, hujan... gerimis macak romantis...
Agak miris karena sudah libur kuliah tapi belum bisa pulang ke kampung halaman...Ini kali pertama aku menyambut tahun baru di Ibukota Negara Indonesia, Jakarta Raya. Ga mau terjebak dalam kemacetan di tengah kota, aku memilih untuk berjalan ke KFC yang tak jauh dari kosan dan kampusku, bersama Agnes si lembut dari Palu dan Lily si rambut panjang dari Medan. Sayangnya Ami, mami kami yang orang Bali dari Banjarbaru ini ngga ada bersama kami, ia sedang liburan ke Bali, ke rumah saudaranya. Nissha si putri Aceh dari Qatar juga ngga ikut karena lagi tahun baruan bersama saudaranya di Jakarta. Mereka adalah teman-teman seangkatanku yang tinggal satu kos denganku. :) Oke, jadilah kita tiga cewek, yang sebenarnya lagi kangen rumah bangeet, jalan ke KFC Salemba dengan diguyur hujan gerimis di malam tahun baru. Di perjalanan, kami jumpa dengan Ridha dan Yossy, putri-putri Padang yang ternyata juga sedang galau-galaunya seperti kami bertiga. Jadilah kami bersama-sama menuju KFC. Sudah selesai makan, kami masih di sana. Menunggu satu lagi teman kami dari Aceh, Bella namanya. Bella datang dengan dua temannya yang juga dari Aceh dan kuliah di STIS. Lalu gabung jugalah si Mr. Galau Bang Bakri yang baru datang seorang diri dan lagi ngidam lihat fireworks di Monas kalo nggak Bundaran HI. Oke Plis, maaf banget ga bisa ikut, aku tak bisa bayangkan lautan manusia yang penuh sesak di sana, di malam yang diwarnai rintik hujan ini, dan juga jalanan yang ditutup sehingga kita harus berjalan cukup jauh untuk mencapai bundaran HI. Selesai makan, para cewek2 ni memutuskan untuk pulang, dan Bang Galau pergi ke Bundaran HI menjemput mimpinya. Bye Bakri, wish you selameeet... Lalu kami membeli kartu remi dan domino, berniat menghabiskan sisa waktu 2012 dengan menonton konser di TV dan main kartu. Aku dan Agnes juga sebenernya ngidam kembang api sih, tapi maunya kami adalah kembang api bintang yang dipegang di tangan buat foto-fotoan malam ini. Tapi ngga nemu T.T yaudah sih, pulang aja ke markas à kamar kosku. Lily, Ridha dan Yossy sudah lebih dulu sampai. Setelah kami sampai, kami semua berdoa masing-masing. Selesai itu lalu bikin bubur bedak bayi yang wangiii sekali,,, dan kami perang kartu. Yang kalah, didandanin pakek bubur bedak itu. Oke sambil nonton konser NOAH dan penyanyi-penyanyi lain di TV, kami bergiliran dapat giliran kalah, sehingga kami semua ‘cantik’ dan wangi bertabur bubur bedak bayi yang kalau kering sudah rontok putih-putih kayak ketombe. Oke fix, malam ini kocak abis. Udah kelenger n ngantuk, semuanya jatuh tidur di kamarku...
Seneng sih, bisa canda bareng teman-teman, main card games sambil celontengan bedak bayi di basecamp ktia, kamar kosku... Sambil nonton dari TV perayaan tahun baru di Bundaran HI dan Ancol yang dimeriahkan oleh artis-artis ibukota. Ah.... terimakasih teman-teman sudah mengobati kangenku ke rumaaah...
2012 usai...
tahun yang kata orang ada kiamat...
tahun yang memisahkan aku jauh darimu
tahun yang mempertemukan aku dengan ibukota yang sudah lima tahun tak ku jumpai.
tahun yang jadi identitas abadiku di FK UI, 2012...
:)
selamat tinggal 2012! selamat datang 2013...
Agak miris karena sudah libur kuliah tapi belum bisa pulang ke kampung halaman...Ini kali pertama aku menyambut tahun baru di Ibukota Negara Indonesia, Jakarta Raya. Ga mau terjebak dalam kemacetan di tengah kota, aku memilih untuk berjalan ke KFC yang tak jauh dari kosan dan kampusku, bersama Agnes si lembut dari Palu dan Lily si rambut panjang dari Medan. Sayangnya Ami, mami kami yang orang Bali dari Banjarbaru ini ngga ada bersama kami, ia sedang liburan ke Bali, ke rumah saudaranya. Nissha si putri Aceh dari Qatar juga ngga ikut karena lagi tahun baruan bersama saudaranya di Jakarta. Mereka adalah teman-teman seangkatanku yang tinggal satu kos denganku. :) Oke, jadilah kita tiga cewek, yang sebenarnya lagi kangen rumah bangeet, jalan ke KFC Salemba dengan diguyur hujan gerimis di malam tahun baru. Di perjalanan, kami jumpa dengan Ridha dan Yossy, putri-putri Padang yang ternyata juga sedang galau-galaunya seperti kami bertiga. Jadilah kami bersama-sama menuju KFC. Sudah selesai makan, kami masih di sana. Menunggu satu lagi teman kami dari Aceh, Bella namanya. Bella datang dengan dua temannya yang juga dari Aceh dan kuliah di STIS. Lalu gabung jugalah si Mr. Galau Bang Bakri yang baru datang seorang diri dan lagi ngidam lihat fireworks di Monas kalo nggak Bundaran HI. Oke Plis, maaf banget ga bisa ikut, aku tak bisa bayangkan lautan manusia yang penuh sesak di sana, di malam yang diwarnai rintik hujan ini, dan juga jalanan yang ditutup sehingga kita harus berjalan cukup jauh untuk mencapai bundaran HI. Selesai makan, para cewek2 ni memutuskan untuk pulang, dan Bang Galau pergi ke Bundaran HI menjemput mimpinya. Bye Bakri, wish you selameeet... Lalu kami membeli kartu remi dan domino, berniat menghabiskan sisa waktu 2012 dengan menonton konser di TV dan main kartu. Aku dan Agnes juga sebenernya ngidam kembang api sih, tapi maunya kami adalah kembang api bintang yang dipegang di tangan buat foto-fotoan malam ini. Tapi ngga nemu T.T yaudah sih, pulang aja ke markas à kamar kosku. Lily, Ridha dan Yossy sudah lebih dulu sampai. Setelah kami sampai, kami semua berdoa masing-masing. Selesai itu lalu bikin bubur bedak bayi yang wangiii sekali,,, dan kami perang kartu. Yang kalah, didandanin pakek bubur bedak itu. Oke sambil nonton konser NOAH dan penyanyi-penyanyi lain di TV, kami bergiliran dapat giliran kalah, sehingga kami semua ‘cantik’ dan wangi bertabur bubur bedak bayi yang kalau kering sudah rontok putih-putih kayak ketombe. Oke fix, malam ini kocak abis. Udah kelenger n ngantuk, semuanya jatuh tidur di kamarku...
2012 usai...
tahun yang kata orang ada kiamat...
tahun yang memisahkan aku jauh darimu
tahun yang mempertemukan aku dengan ibukota yang sudah lima tahun tak ku jumpai.
tahun yang jadi identitas abadiku di FK UI, 2012...
:)
selamat tinggal 2012! selamat datang 2013...
Labels:
Ceritaku
Location:
Jakarta, Indonesia
Tuesday, December 11, 2012
Hakrab & Penutupan Mabim
Sabtu, 8 Desember 2012
Pagi-pagi, pulang dari Depok dan belum sempat sarapan [tapi alhamdulillah sempat mandi], aku langsung menuju Kampus. Ada HAKRAB! [Hakrab?] Hari Keakraban. Sebagai panitia acara, harusnya aku datang sebelum yang lainnya datang. Hari ini, 2012 akan mengikuti penutupan Masa bimbingan yang diawali dengan acara Hakrab. Kita mengambil tema film, jadi semua yang datang mengenakan dresscode karakter suatu film. [walaupun ada yang ga jelas karakternya apa, tapi, yaudalayaaa] saat itu aku ingin bermaksud menjadi karakter perempuan berkalung sorban, namun, ngga mirip... yaudalayaaaa
hap hap hap, acara hakrab diwarnai dengan jeprat jepret foto, lawakan Eki dan Cicih, dua temanku yang jadi MC kocak tapi kadang jayus :3, teriakan Bryanizers -fans Bryan Christian, temanku yang dapat nominasi Terganteng-, hiburan akustik dari teman-temanku yang supertalented, pengumuman angket angkatan [apa tuh?] yang ter- ter- ter- Aha'! ituloooh :) ada juga games-games yang menyangkut hafal 100% angkatan. Yap, itulah janji kita sama Kakak Kader, hafal temen bukan buat diuji tapi buat peduli dan saling sayang 0:)
Sekitar menjelang waktu dhuhur, Kakak Kader mulai berdatangan. Kami sudah bersiap memberikan kejutan untuk mereka. Yap, sebuah video testimoni yang kocak sumpah. Aku apresiasi temanku yang menyatukannya hingga beralur begitu sempurna. Kakak kader terlihat sangat terhibur, dan heboh sangat ketika ada temanku yang dimiripkan sama Kakak Ketua Kaderisasi. :) Ngga cuma video, kami juga bikin angket Kakak Kader Ter-Ter- Ter- Aha'! Semua tertawa lebar, meski bingung dengan kategori aneh yang kami buat seperti TERphp, TERtipu, TERaweh, TERpesona, TERkam, dll. :D untungnya si Cicih pinter ngales untuk menjawab kebingungan Kakak Kader yang dapat nominasi. Setelah usai semua, kami adakan foto bersama kelompok Mabim dan fasil dari Kader. Hakrab selesai, dan kami harus bersiap lagi untuk acara penutupan Mabim, untuk mengetahui kita lulus atau tidak. ow ow ow....
2.00 p.m.
Deg, deg, deg
Penutupan mabim...
Kadir, ketua angkatanku, disuruh membacakan sebuah sertifikat kelulusan mabim dan bunyinya : Angkatan 2012 dinyatakan tidak lulus mabim. :(
[sedih ya, sediiiih T.T] tau kenapa?
karena kita beluom nepatin satu janji kita. Apa? Ada yang masih ingat di awal tadi?
Yap, 100% angkatan.
Kami dites... random sampling... [Kalau terbukti nepatin janji, kita akan dapat kelulusan kita, kalau nggak, ga tau dehhhhhhhh]
Ichel, anak termuda di angkatanku [lahirnya '97 cuy, siapapun akan merasa telat sekolah kalau bersanding sama dia] dia maju dan harus menyebutkan 4 deret dari kami 2012. Sempat mis, tapi akhirnya terjawab semua. huuuah, tarik nafas panjang. *eits, ga cuma 1 yang dites... o'ow.. O.o
Kadek, [apaan sih ._. #kadekmodeon] anak yang paling mirip sama salah satu kakak Kader dan terkenal mukanya paling jutek namun berbaik hati. Ia menjadi yang terpilih setelah Ichel. Ia mulai menyebut satu persatu nama dan latar belakang kami, namun terhenti di 3 orang, Sheila, Nella, dan Aulia. Ketiganya cewek berkerudung dan Kadek sudah menyerah kepada Kakak Kader karena ia tak hafal. Eits, kali ini Kakak Kader nampak baik hati dan memberikan kesempatan bagi Kadek untuk mencoba, kami 2012 menyemangatinya dan semua ini terkesan dramatis u,u Aulia, ia tak bisa mengingatnya, namun sesaat setelah Aulia bilang mungkin aku pakai kacamataku dulu ya, Kadek langsung ingat dan yeeeeee! kami bersorak untuk Kadek dan angkatan kami :D
Terakhir, Lady, balerina cantik yang jago banget nari kontemporer. Kami langsung bersorak ketika ia dipanggil namanya, kami yakin pada Lady dia akan membawakan sertifikat kelulusan kami dengan lancar. Benar saja, tanpa berpikir terlalu lama ia menyelesaikan menyebut nama+latar belakang dengan cepat. aaa lediiii :*
Selesai itu, Kakak Kader mengapresiasi kami, namun mereka masih bermaksud menahan sertifikat kami lagi. Uwww, kenapaaaa?
eits,. ternyata mereka punya kejutaaan! Jujur aku mbrebes mili :') pas lihat video dan penampilan dari mereka. Hiks, so swit dah
terus yaudah kita lulus Mabim, boleh pakek celana bahan [ga harus rok lagi], boleh lepas nametag, n yang seru boleh daftar organisasi... yey! :D
Makasi banyak Kakakku, semua yang kalian ajarkan beresensi, mendidik dan mendewasakan kami. Peyuktium buat Kaderisasi BEM IKM FK UI {} :*
-the end-
Saturday, October 27, 2012
Prologue, 2012 #part3 - Baksos
Bakti Sosial, Yayasan Gesang Goshiarry, Bogor, Jawa Barat
Nah, ini nih sebagai bagian dari Kaderisasi Berkelanjutan di FK UI, kami mahasiswa tingkat mengadakan Bakti Sosial yang kita garap bersama seangkatan. Baksos perdana kami sebagai mahasiswa FK ini berjalan lancar, alhamdulillah. :) Acara yang kami adakan antara lain pemeriksaan kesehatan dan pengobatan massal gratis, penyuluhan bagi anak, remaja, dan orang dewasa, serta games menarik bagi si anak-anak. Persiapan sebelum hari H sangat baik dan terstruktur sehingga saat H+1 Idul Adha itu, kami sudah siap menuju kota hujan, tempat yayasan tujuan kami baksos.
Diawali dengan keberangkatan kami naik tronton tentara pagi-pagi dari Kampus Salemba 4. Teman-teman memakai nametag panitia dan kain penanda divisi masing-masing. Aku memakai pita hijau, anak kesehatan hehe. Hari itu aku bertugas selain sebagai siaga divisi kesehatan juga ada di pos Pengobatan Massal. Saat itulah pertama kali aku bertemu dengan pasien sebagai mahasiswa FK, [belum dokter ya], aku hanya bertugas mengecek tekanan darah dan berat badan pasien yang datang berobat di shif pertama dan mengantar pasien menuju dokter maupun apotek dan ruang tunggu di shif kedua. Kukenakan jas lab, dan stetoskop yang tentunya bukan untuk gaya melainkan untuk mengecek tekanan darah. Di sana aku belajar banyak hal, bertemu dengan pasien yang beraneka ragam. Yang paling kuingat adalah seorang bapak yang tensinya mencapai 200 lebih [abis makan sate banyak pas Idul Adha kali ya?] namun mukanya nyantai dan ketawa ketiwi suka bercanda. Waw banget da'ah. Ada juga yang manggil aku dokter [ehemmm ^^] padahal belum bu' hehehe
Semua temanku terlihat antusias dan bahagia saat melaksanakan tugas bakti kami ini. Kami juga dapat apresiasi bagus dari Kakak Pengmas, yang memberi nilai 9 dari 10 gara-gara kita semua sumringah dan tanpa beban dalam melaksanakan baksos ini. Suasana hangat, akrab dan menyenangkan. Melihat anak-anak yang mengikuti penyuluhan dan games, mereka sangat gembira. Melihat para remaja juga tidak ada yang menekuk mukanya untuk cemberut. Apalagi bapak ibu yang ikut penyuluhan sekaligus pengobatan massal, mereka semua tampak senang dengan kehadiran kami. Begitupun yang kurasakan, senang dengan adanya mereka yang tersenyum seakan mendoakan agar kami menjadi dokter yang baik dan berbakti... [Ku amini doamu Pak, Bu]
"Satu hal yang bisa membuatmu merasa bahagia adalah tersenyum pada seseorang dan melihat senyuman seseorang yang tersenyum karenamu" -Dianita-
Alhamdulillah, lancar, pulang hati senang. Naik tronton lagi, dan ada yang bisa diceritakan rupanya... Sewaktu pulang, aku duduk di bagian belakang, jadi dekat dengan bukaan tronton. Memang Bogor kota hujan, di perjalanan, turun hujan yang awalnya rintik namun seketika deraaaas! Aku, Fahmi, dan teman-teman yang duduk di belakang berusaha keras menarik terpal untuk menutup bagian yang terbuka. Menarik tali tambang yang sangat kuat terikat, dan setelah berkutat beberapa saat dan BERHASIL! Alhamdulillah... tapi, ujannya udah berhenti ._. jadi? ya ditali lagi itu terpal, dari pada kita pengap di dalem ketutupan...
oke, melatih kesabaran,.. yaudalayaa... yang penting :
Prologue!!! PRO eLO GUE, SATU! :D sukses!
Nah, ini nih sebagai bagian dari Kaderisasi Berkelanjutan di FK UI, kami mahasiswa tingkat mengadakan Bakti Sosial yang kita garap bersama seangkatan. Baksos perdana kami sebagai mahasiswa FK ini berjalan lancar, alhamdulillah. :) Acara yang kami adakan antara lain pemeriksaan kesehatan dan pengobatan massal gratis, penyuluhan bagi anak, remaja, dan orang dewasa, serta games menarik bagi si anak-anak. Persiapan sebelum hari H sangat baik dan terstruktur sehingga saat H+1 Idul Adha itu, kami sudah siap menuju kota hujan, tempat yayasan tujuan kami baksos.
Diawali dengan keberangkatan kami naik tronton tentara pagi-pagi dari Kampus Salemba 4. Teman-teman memakai nametag panitia dan kain penanda divisi masing-masing. Aku memakai pita hijau, anak kesehatan hehe. Hari itu aku bertugas selain sebagai siaga divisi kesehatan juga ada di pos Pengobatan Massal. Saat itulah pertama kali aku bertemu dengan pasien sebagai mahasiswa FK, [belum dokter ya], aku hanya bertugas mengecek tekanan darah dan berat badan pasien yang datang berobat di shif pertama dan mengantar pasien menuju dokter maupun apotek dan ruang tunggu di shif kedua. Kukenakan jas lab, dan stetoskop yang tentunya bukan untuk gaya melainkan untuk mengecek tekanan darah. Di sana aku belajar banyak hal, bertemu dengan pasien yang beraneka ragam. Yang paling kuingat adalah seorang bapak yang tensinya mencapai 200 lebih [abis makan sate banyak pas Idul Adha kali ya?] namun mukanya nyantai dan ketawa ketiwi suka bercanda. Waw banget da'ah. Ada juga yang manggil aku dokter [ehemmm ^^] padahal belum bu' hehehe
Semua temanku terlihat antusias dan bahagia saat melaksanakan tugas bakti kami ini. Kami juga dapat apresiasi bagus dari Kakak Pengmas, yang memberi nilai 9 dari 10 gara-gara kita semua sumringah dan tanpa beban dalam melaksanakan baksos ini. Suasana hangat, akrab dan menyenangkan. Melihat anak-anak yang mengikuti penyuluhan dan games, mereka sangat gembira. Melihat para remaja juga tidak ada yang menekuk mukanya untuk cemberut. Apalagi bapak ibu yang ikut penyuluhan sekaligus pengobatan massal, mereka semua tampak senang dengan kehadiran kami. Begitupun yang kurasakan, senang dengan adanya mereka yang tersenyum seakan mendoakan agar kami menjadi dokter yang baik dan berbakti... [Ku amini doamu Pak, Bu]
"Satu hal yang bisa membuatmu merasa bahagia adalah tersenyum pada seseorang dan melihat senyuman seseorang yang tersenyum karenamu" -Dianita-
Alhamdulillah, lancar, pulang hati senang. Naik tronton lagi, dan ada yang bisa diceritakan rupanya... Sewaktu pulang, aku duduk di bagian belakang, jadi dekat dengan bukaan tronton. Memang Bogor kota hujan, di perjalanan, turun hujan yang awalnya rintik namun seketika deraaaas! Aku, Fahmi, dan teman-teman yang duduk di belakang berusaha keras menarik terpal untuk menutup bagian yang terbuka. Menarik tali tambang yang sangat kuat terikat, dan setelah berkutat beberapa saat dan BERHASIL! Alhamdulillah... tapi, ujannya udah berhenti ._. jadi? ya ditali lagi itu terpal, dari pada kita pengap di dalem ketutupan...
oke, melatih kesabaran,.. yaudalayaa... yang penting :
Prologue!!! PRO eLO GUE, SATU! :D sukses!
Saturday, October 13, 2012
Prologue, 2012 #part2 - Makrab
Hari Sabtu 13 Oktober 2012
adalah hari yang spesial untuk kami, angkatan 2012 yang SATU! :D
ada acara Malam Keakraban, yang masih dalam rangkaian acara Prologue 2012.
Bertempat di Plataran Cilandak, segala acara sudah dipersiapkan dengan matang bersama-sama teman-teman
Sore itu, kita bermain games, menonton band-band dan penyanyi-penyanyi hebat yang keren abisss...
Sempet juga aku perform, nari Jawa sama Fahmi Kurniawan :D hahaha
sore sampai malam itu benar-benar menyenangkan...
tak dapat lagi kuungkapkan dengan kata-kata
terimakasih teman-teman, saudara-saudaraku sejawat semua :)
semoga kita bisa lalui hari-hari ke depan bersama-sama dan tidak ada yang tertinggal. Amiiin..
ada acara Malam Keakraban, yang masih dalam rangkaian acara Prologue 2012.
Bertempat di Plataran Cilandak, segala acara sudah dipersiapkan dengan matang bersama-sama teman-teman
Sore itu, kita bermain games, menonton band-band dan penyanyi-penyanyi hebat yang keren abisss...
Sempet juga aku perform, nari Jawa sama Fahmi Kurniawan :D hahaha
sore sampai malam itu benar-benar menyenangkan...
tak dapat lagi kuungkapkan dengan kata-kata
terimakasih teman-teman, saudara-saudaraku sejawat semua :)
semoga kita bisa lalui hari-hari ke depan bersama-sama dan tidak ada yang tertinggal. Amiiin..
Monday, October 1, 2012
Prologue 2012 #part1
Ini beda dengan PROLOGUE yang ku tulis pertama kali. Ini tentang kegiatan Bakti Sosial yang kami, FK UI 2012, adakan di tengah serangkaian acara Masa Bimbingan. Buat gambaran aja, kegiatan ini SERU abissss, dan berasa FK-nya :D mau tau gimana serunya? Check this out!
to be continued...
Prologue, mengapa dinamakan Prologue? Karena ini adalah acara angkatan pertama kita :) Temanya adalah Togetherness Through Social Event and Gathering. Ketuanya Kadir, yang lantas terpilih menjadi ketua angkatanku, 2012, SATU! Kegiatan ini melibatkan seluruh komponen dari angkatan kami, dan di sini aku masuk ke Panitia Divisi Kesehatan. Sebenarnya, Prologue bukan hanya terdiri dari Baksos, melainkan juga Malam Keakraban untuk internal kami 2012. Bahas satu persatu yaaaa :)
to be continued...
Monday, August 13, 2012
PSAF, oh PSAF...
Hitam, putih, hijau
Angkatan,
Jargon,
Kelompok,
Tugas,
Tanggung jawab,
Tegang,
Seminar,
Esensi,
Evaluasi,
Sidang,
Dinamika,
Konsekuensi,
Konkret,
2012! SATU!
Sunday, August 12, 2012
OKK UI 2012, Aku Manusia!
Awalnya
saya pikir OKK UI itu sama dengan MOS atau OSPEK pada umumnya yang sarat dengan
kemarahan senior pada adik-adik barunya.
Ternyata, yang namanya orientasi dan
pengenalan kampus di UI benar-benar telah mengenalkan kepada maba bagaimana
kehidupan kampus yang dinamis dan berbeda dari kehidupan sekolah. Mulai dari
Penyambutan Maba di hari registrasi ulang pada bulan Juli lalu, kami didampingi
untuk menuju stan OKK dan stan fakultas untuk mengetahui info-info seputar
kampus. Kemudian, kami diberi pengetahuan dan dibuat terpesona oleh penampilan
mahasiswa-mahasiswa UI dalam acara Display UKM tanggal 5 Agutus lalu. Memenuhi
areal tribun balairung UI dan mengenakan seragam putih-putih, saya dan
teman-teman maba bersemangat menyambut Pekik UI yang dikumandangkan oleh Kakak
MC sesekali disela-sela penampilan UKM. Selama seminggu setelah acara Display
UKM, kami menjalani Orientasi Belajar Mahasiswa yang menyenangkan dan
bermanfaat.
Tanggal
12 Agustus 2012 adalah hari dilangsungkannya hari pertama OKK untuk kami para
maba reguler. Tidak lagi memenuhi tribun atas, kali ini kami duduk di lantai
dengan shaf yang rapi meski agak berdesakan. Kami lantas diberikan pengenalan
sistem akademik universitas atau PSAU berisikan hal-hal yang berhubungan dengan
kehidupan akademik kampus seperti registrasi, SKS, nilai dan IP, dll. termasuk
cara mengikuti student exchange. Disambung dengan inspirative talks dan
sosialisasi PKM serta PIMNAS. Kemudian karena hari sudah siang, ada break sebentar untuk maba melaksanakan
ibadah sesuai agama masing-masing. Balairung disulap menjadi mushola besar dan
para maba muslim dan muslimah melaksanan solat berjamaah di situ. Selain berisi
PSAU dan talkshow inspiratif, OKK
juga menampilkan beberapa hiburan seperti beat
box dan penampilan parade budaya.
Saturday, June 9, 2012
Keluarga Baru :)
Pagi-pagi, aku sudah siap dengan koper dan sederet barang bawaanku yang uda kusiapkan sejak kemarin. Hari ini aku mau ke Depok, untuk menjalani
serangkaian kegiatan daftar ulang dan penyambutan
maba di Kampus UI. Aku pergi ke sana naik kereta dari stasiun Jember bersama-sama maba UI asal Jember juga. Waktu itu baru ada 9 anak dari jalur Undangan
saja. Mereka adalaaaah: Mas Reza, Mbak Ranyo, Mbak Camel *Nafilah, Mbak Dita, Mbak Lintang, Mas Ade Wyant, Mbak A’yun, Mbak Yesika, dan aku. Senang sekali rasanya, baru awal sudah bisa bergabung dengan mereka yang dari satu paguyuban. Orang tua dan Kakakku hanya mengantar sampai stasiun Jember
saja. Tak ketinggalan Bang Nanda juga menyusul ke stasiun, membawakan
aku bekal untuk di perjalanan nanti *Makasi Bang :* Kereta berangkat, dan aku sudah jauh meninggalkan mereka di Jember. "I love you all", kataku dalam hati. Di sinilah aku bertekad bahwa aku pergi hanya untuk sementara dan akan kembali lagi ke kota
kelahiranku ini.
Sampai di Jakarta esok harinya, kami
sudah disambut oleh kakak-kakak kami, dari Paguyuban yang sama, namanya Mbak Pe
A dan Mbak Bintang. Kebetulan mereka adalah alumni SMA yang sama denganku.
Gamabeta, itu nama paguyuban kami. Keluarga Mahasiswa Jember di Jakarta. Satu
kesan yang membuatku tenang, ‘keluarga’. Yap, senang sekali di awal sudah
diterima dengan baik dan menjadi keluarga di tempat perantauan ini. Terimakasih
kuucapkan kepada Kakakku dari Keluarga keduaku di rantau ini. Mbak Pe A dan
teman-temannya :) Semoga kita bisa jadi keluarga yang utuh dan sukses membawa
nama Jember di kota orang ini :D
Sunday, May 27, 2012
PROLOGUE
-Awal dari Semua Ini: “Penerimaan SNMPTN Undangan 2012”-
bayangkan sendiri gimana rasanya lagi nungguin pengumuman tes yang bakal menentukan arah hidup kita ke depannya...sama dengan kebanyakan maba yang lain,yang bercerita tentang penerimaannya di kampus yang sudah lama ia impikan, kurang lebih tulisan ini juga memuat seperti itu, tapi kurasa setiap orang punya kekhasan masing-masing. Jadi, tak perlu takut bosan, just check this out!
Sore itu aku sedang
bermake-up ria
untuk datang di
acara NUBIR -Nuansa Biru- di SMASA
Jember [acara lepas pisah yang diadakan malam hari di SMA ku]. Aku dan teman-teman yang baru akan dinyatakan lulus SMA harus
menampilkan
sebuah perfomance terakhir di SMA perkelasnya masing-masing. Kelasku akan menampilkan
Arabian Performance yang khas dengan Belly
Dance-nya. Sambil dimake up, aku terus dan
berulangkali melirik ke arah jam dinding, menunggu
jarum panjang menunjuk
ke angka 12 dan jarum
pendek ke angka 5. Duh, semakin deg deg-an jantung
ini, pasalnya di berita di TV diumumkan bahwa pada hari itu pukul 17.00 WIB akan keluar pengumuman SNMPTN
Undangan melalui internet. Sontak ketika sudah menunjukan waktu yang kutunggu
itu, langsung ketik dan klik : penerimaan.ui.ac.id di laptop BEN-Q ku, dan ku masukkan nomor pendaftaran,,, dan password,,, dan yang keluar..... jeng jeng jreng...
Nama
DIANITA SUSILO SAPUTRI
Nomor Ujian
4120147231
Periode Pendaftaran
2012/1
Selamat , Anda diterima di Universitas
Indonesia
Program Studi
Pendidikan Dokter
Program Pendidikan
S1 Reguler
Jalur Masuk
SNMPTN Undangan
Nomor Pokok Mahasiswa (NPM) Anda adalah 1206207533 *).
Alhamdulillah,,, bangga campur haru rasanya. Sempat sedih juga sih,
karena sebagian dari sahabatku harus bersabar
untuk tidak mendapat jawaban akan sekolah lanjutannya di sore itu. Tapi berhubung kita
harus selalu berpikir positif, semua ini sudah ada yang ngatur, pasti ada rencana
lain untuk sahabat-sahabatku itu. Satu hal yang kupikirkan saat diterima, aku akan meninggalkan kampung kelahiranku ini, rumahku yang sederhana ini, keluargaku yang hangat
ini, pacarku yang *eh apa ya* ini [yang kusayang
deh :*], dan temen-temenku yang selalu
kurindukan ini, untuk mengadu nasib dan mencari ilmu di Jakarta. Aku harus belajar mandiri dan ngerjain semuanya sendiri. Kutanyakan
semuanya pada diriku sendiri, “Apakah kau siap, Nita?”
Yes, I am.
Special thanks to:
God, Allah SWT
My beloved Mom and Dad,
My dear Brother, Bang Dian
My lovely boy, Bang Nanda
My special friendsssssss (especially Xlamn n Vegas)
My honorable teachersssss and all of people around me
who had supported me, and gave me education, motivation, and love. Thank
you very much :*
***
Subscribe to:
Posts (Atom)





