Tuesday, April 29, 2014

Surat untuk Xlamn

29 April 2014
Yts. Arung Xlamn
di manapun kalian berada :)

Hai bro sis,
Masih inget ngga 4 tahun lalu ada peristiwa apa?
Mmmm...mungkin kita ngga bisa ingat pasti, 29 April 2010 itu ada apa... Tapi coba kalian lihat ini, teringatkah kalian pada sesuatu?


Segores tulisan rada alay di atas pasir pantai... Di sana tertulis nama kita, Arung Xlamn...
atau ingatkah kalian dengan foto ini?


Yap, aku yakin kalian semua masih ingat betul apa yang sudah kita lalui bersama detik itu. Matahari yang bersinar sekarang masih yang sama dengan yang dulu menemani hari-hari kita di pantai Pasir Putih. Ia turut jadi saksi bagaimana kegilaan dan kebahagiaan kita memenuhi atmosfer pantai itu...

Rindu,
Itulah yang kurasa sekarang...
Rindu tawa kalian semua, rindu pertengkaran dan ego kita yang berapi-api...
Mungkin semua dari kita sudah punya kesibukan kampus masing-masing... Demi cita-cita, kita LDR-an, karena memang kita ngga mungkin bisa satu kampus, satu jurusan... Kita tahu kalau ada banyak jurusan yang harus ditempuh bersama untuk menuju Indonesia maju! Aku di jurusanku, kalian di jurusan masing-masing, tapi tujuan kita sama ya Bro, Sis! Kita harus majukan Indonesia!
NB: Kita harus tetap dukung Anggara jadi Presiden ya! :D

FYI Xlamn, I miss you all so bad! Di sini hariku ku isi dengan nonton video yang kita rekam bareng-bareng 4 tahun yang lalu. Kalau kalian ada yang ngga punya video ini, sayang banget... Karena video ini adalah obat kangen yang cukup ampuh, bisa bikin ketawa juga.
Berhubung ini sudah bulan April akhir, ntar lagi Mei, abis itu Juni, which is kita pada libur, aku udah ngga sabar buat segera pulang n reunian sama Xlamn :') Pokoknya liburan ini harus lengkap ya! :)

Salam Kangen,


Dianita S. S.
Menteri Pendidikan dan Teknologi
Republik Arung Xlamn

Thursday, April 24, 2014

Infark Miokardium

1. PENDAHULUAN

Penyakit jantung iskemik yang dikenal juga sebagai penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Iskemia jantung adalah kondisi jantung kekurangan oksigen akibat perfusi ke miokardium yang tidak adekuat, sehingga terjadi ketidakseimbangan antara kebutuhan dan pemenuhan kebutuhan oksigen ke miokardium.1 Adapun penyebab tersering penyakit ini adalah obstruksi aterosklerosis pada arteri koronaria maupun percabangannya. Sindrom klinis dari penyakit jantung koroner antara lain: angina pektoris, infark miokardium, penyakit jantung iskemik kronik dengan gagal jantung, dan kematian jantung mendadak.2 Di antara seluruh sindrom, bentuk penyakit jantung koroner yang paling penting adalah infark miokardium karena di sinilah terjadi kematian sel otot jantung atau miokardium.1,2 Berikut pembahasannya.


Fisiologi Mekanik Jantung dan Pembuluh Darah serta Parameter Kardiovaskular

Saatnya berbagi dalam modul kardiovaskular... semoga bermanfaat :) jangan lupa jangan plagiat, karena plagiat = dosa lhooo

Sistem kardiovaskular merupakan sistem sirkulasi yang terdiri atas jantung, pembuluh darah, dan darah yang beredar ke seluruh tubuh. Fungsi utama sistem sirkulasi ini adalah transportasi zat, baik nutrisi, gas, hormon, maupun zat sisa metabolisme. Di dalam darah juga dapat ditemukan sel dan komponen-komponen yang berfungsi dalam sistem kekebalan tubuh. Untuk dapat beredar ke seluruh tubuh, darah harus dipompa oleh jantung dan berada di dalam pembuluh darah sebagai jalur tertutupnya. Gangguan pada sistem sirkulasi dapat menyebabkan terganggunya sistem lain oleh karena kurang asupan oksigen ke jaringan. Untuk dapat mengetahui adanya gangguan pada sistem sirkulasi, perlu diketahui terlebih dahulu fisiologi normal dari sistem ini. Dalam pembahasan kali ini, fokus kita lebih kepada fisiologi mekanik jantung dan pembuluh darah, serta parameter kardiovaskular yang dapat berubah jika terdapat suatu gangguan sistem tersebut.

Saturday, April 19, 2014

IMSO IMSO IMSO, Go Fight Win!

Menjelang ujian Kardiovaskular kemarin aku menyempatkan diri pergi ke Twin Plaza Hotel untuk menemui Pak Nanang -guru IPA SD-ku yang udah kayak Bapak sendiri- dan juga seorang adik kelas 5 SD Jember Lor 3 bernama Yasmina. Adik kelasku yang satu ini rupanya lolos pembinaan tahap I untuk menuju International Mathematics and Science Olympiad bidang IPA. Nah, untuk benar-benar menjadi timnas dan mewakili Indonesia di ajang tersebut, ia harus melalui serangkaian seleksi lagi melawan puluhan murid SD dari seluruh Indonesia. Semoga Yasmina diberi kesempatan untuk merasakan keseruan menjadi timnas...

Bertemu dengan Yasmina dan Pak Nanang membawaku kembali ke ingatan 7 tahun yang lalu, menjadikanku ingat kalau umurku sudah 18 tahun! 7 tahun yang lalu aku pernah menulis catatan, tentang materi pembinaan yang isinya campuran materi biologi dan fisika. Aku akan lupa isinya kalau Yasmina tidak menunjukkan fotokopian dari buku catatanku itu yang dibawanya saat pembinaan. Saat ku buka catatan itu, aku terharu... Ternyata dulu aku bisa bikin catetan bagus sampai di fotokopi orang yah :' dan ternyata memang buku itu sudah turun temurun dipakai juga oleh seorang Radit, Claudya, n entah siapa lagi adik kelasku, ngga hafal.

Yasmina, Pak Nanang, n Aku lagi pegang buku catatan

Yang bikin kaget adalah, di dalam buku catatan yang ditulisnya oleh seorang bocah SD 7 tahun yang lalu itu ada istilah aneurisma, dikatakannya sebagai "kebocoran pembuluh darah di otak". Ada juga istilah foramen ovule, yang didefinisikan sebagai "lubang di jantung janin antara ventrikel kiri dan kanan yang harusnya menutup saat lahir". Duh Nit, ini siapa yang salah, dosen yang kasih pembinaan apa kamu salah nangkep n jadi salah nulisnya? -_- Demi ilmu kardiovaskular yang sedang ku pelajari, aku merevisi catatan itu. Revisi yang pertama kali sejak cetakan pertamanya.

Yang unik juga dari buku catatan itu, adalah sebuah mantra dari Pak Razali, dosen fisika yang mengajar pembinaan IMSO:

Mantra IMSO
- Saat ujian tidak sakit
- Saat ujian bisa menjawab semua soal
- Berdoa sebelum ujian

Mantra inilah yang dulu memenuhi cermin di kamar hotel setiap kali pembinaan dan menjelang hari H kompetisi IMSO. Bukan, bukan belajar yang dipesankan oleh Pak Razali, melainkan keyakinan dan doa. Tapi bukan berarti tidak belajar sama sekali. Intinya jangan sampai belajar mengganggu kesehatan, dan kesehatan yang ngga bagus mengganggu belajar! Mujarab juga rupanya, dengan mengucapkan mantra itu, pikiran jadi lebih tenang saat ujian. Alhamdulillah hasilnya dapet silver.

Aku pun berpikir untuk pakai mantra itu lagi saat menjelang sumatif. :) Kalau kalian mau coba, monggo. Caranya adalah mantra itu ditaruh di cermin yang buat ngaca tiap hari. Terus diucapkan, terus dilakukan :D Niscaya ujian sukses!

Foto bareng anak IMSO IPA 2007 pakai jaket 'kebesaran'
Opening Ceremony 4th IMSO 2007, with Izah, Yoga, Naulita, Dinda, n Pak Rajali :)

Saturday, April 12, 2014

Menjauh untuk menjaga

untuk kamu yang percaya

"Jarak dicipta agar rindu tetap hidup tanpa pernah redup"

Sunday, March 23, 2014

Bercermin pada Bulan

Jika kau rindu padaku, keluarlah
Lihatlah angkasa malam yang cerah
Temukanlah bulan purnama,
yang membulat indah seolah tersenyum pada dunia
Aku juga tengah melihat padanya,
menikmati pesona pendarnya yang begitu cantik di antara gelap malam
Bercerminlah padanya
Karena ia satu-satunya cermin yang dapat kita lihat bersama
walaupun demikian jauh jarak kita
Sampaikan salam untukku melalui bulan
Percayalah, salammu pasti akan sampai
Karena bulan, hadapnya tak pernah berpaling dari tanah bumi
Karena bulan, kemanapun bumi pergi, ia selalu menemani

Ini foto bulan purnama waktu aku nonton DC Bola @Lapangan PTIK

Sunday, March 16, 2014

Resensi Tuhan Maha Romantis

Maaf sebelumnya kalau saya agak lupa sama pelajaran Bahasa Indonesia SMA yang menugaskan membuat Resensi. Maaf sebelumnya kalau saya pikir, sah-sah saja membuat resensi macam ini. Jadi kalau ada yang salah dengan isi maupun cara penulisan dari resensi ini -yang ngga sesuai sama format manapun-, saya mohon maaf ya...
Jakarta, 16 Maret 2014


Judul buku : Tuhan Maha Romantis
Penulis : Azhar Nurun Ala
Penyunting : Abdullah Ibnu Ahmad
Penerbit : Azharologia, Lampu Djalan
Tahun Terbit : 2014
Cetakan : Pertama, Februari 2014
Tebal : 251 halaman

TUHAN MAHA ROMANTIS
"Ketika ekspresi rindu adalah doa, tak ada cinta yang tak mulia"

Azhar Nurun Ala, pemuda darah Sunda yang lahir di Lampung dan sangat mencintai sastra. Membaca dan menulis sudah pasti menjadi hobinya. Sebelum menulis buku, mahasiswa jurusan Ilmu Gizi FKM Universitas Indonesia ini sering mempublikasikan karya-karya melalui blog pribadinya http://azharologia.com/ . Novel Tuhan Maha Romantis yang ditulisnya ini merupakan buku kedua setelah kumpulan prosa Ja(t)uh yang terbit pada tahun 2013. Sukses mencetak buku pertamanya yang banyak dicari orang, Tuhan Maha Romantis resmi diluncurkan bersama dengan terbitnya cetakan kedua Ja(t)uh. Dengan gaya melankolis namun penuh optimistis, Azhar membawakan sebuah cerita cinta yang suci dan romantis. Metafora adalah favoritnya, memperbudak waktu adalah kekuatan ajaib yang paling diinginkannya.

Novel ini menceritakan seorang Rijal, pemuda yang lahir dari keluarga guru di Bandar Harapan, Lampung. Rijal adalah anak satu-satunya di keluarga tersebut yang sempat berberat hati karena harus meninggalkan Ayah dan Ibunya demi menimba ilmu di ibu kota. Menjadi mahasiswa sastra di Universitas Indonesia, mungkin menumbuhkan rasa bangga namun juga merajut perasaan cemas dan sedih karena harus berpisah dengan dua orang yang sangat dicintainya itu. Namun, demi mewujudkan cita-citanya pula, ia harus pergi, ia harus membuat orang tuanya bangga dan tak menyesal menyekolahkannya di jurusan Sastra.

Di kampus perjuangan itulah, kisah cintanya dimulai. Seorang wanita muslimah bernama Laras telah menawan hatinya. Laras adalah senior satu jurusan dengannya yang saat itu juga menjadi salah satu panitia ospek. Cantik, cerdas, berpendirian, muslimah taat, humoris, itulah penggambaran seorang Laras di novel tersebut. Sementara Rijal, seorang mahasiswa baru yang puitis, pemalu, namun tak kalah alim dan humoris. Dalam kehidupannya di UI, Rijal sering sekali dipertemukan dengan Laras, membuat hatinya semakin tertawan. Namun, ia tetap menyimpan gejolak jiwanya itu. Cinta tumbuh dalam hatinya, tapi tak jua terkembang menjadi kata. Kerinduannya pada Laras diekspresikannya dalam doa. Rijal tahu yang harus dilakukannya, menunggu, hingga saatnya tepat, ia akan melamar Kak Laras, pujaan hatinya.

"Mencintai itu, bukan cuma soal rasa suka atau ketertarikan. Bukan cuma soal kekaguman. Lebih dari itu, mencintai itu sebuah keputusan. Keputusan besar."

Rijal sudah memilih untuk menjadi tawanan abadi Laras. Hatinya sudah tak mampu lagi keluar dari penjara Laras, namun ternyata ia justru dihantamkan pada sebuah kenyataan pahit. Tepat di hari Rijal akan menyatakan perasaannya, Laras menghilang. Lenyap bagai pindah ke planet lain. Tak ada yang bisa dihubungi lagi, tak ada satupun! Apa yang membuat Laras pergi, ia tak tahu. Hilangnya Laras tentu membuatnya terluka. Hari berganti, bulan pun berganti, hingga lima tahun setelah perpisahan itu... Rijal belum bisa keluar dari penjara hati Laras, walaupun cincin pertunangan sudah melingkar di jarinya. Rijal melamar Aira, putri dari teman baik almarhum ayahnya, yang tak kalah cantiknya dengan Laras. Rijal melamar Aira tidak dengan tekad bulat. Ia ingin membuat Ibunya bahagia. Bukankah cinta itu membahagiakan orang yang kita cintai? Begitulah Rijal, cintanya pada Ibunya sangat besar. Namun pertemuan sore itu dengan Laras yang ternyata sengaja datang ke Indonesia setelah lima tahun 'menghilang' ke New Zealand hanya untuk bertemu dengannya, membuat Rijal goyah atas keputusannya telah melamar Aira.

***

Demikianlah rencana Tuhan, tiada satupun yang tahu apa yang akan terjadi besok. Namun itulah yang harusnya menguatkan kita, saat Tuhan punya skenario yang menurut kita tidak menyenangkan, Tuhan mungkin punya rencana lain... Seperti kata Azhar dalam novelnya,

"Bukankah pelangi hanya muncul setelah turun gerimis".

Banyak sekali pesan kehidupan yang Azhar sampaikan dan dikemas dalam cerita cinta romantisnya. Tanpa kesan menggurui, itulah gaya bahasa Azhar. Novel ini cocok dibaca oleh semua golongan, khususnya pemuda pemudi yang mungkin tengah merasakan getaran cinta seperti yang Rijal rasakan di cerita ini. Ekspresikan rindumu dalam doa, maka cintamu mulia. Bukan mengumbarnya di media sosial, bukan mengobralnya pada pengemis cinta yang kini merajalela.

Jika ingin tahu bagaimana akhir dari cerita cinta Rijal dan Laras, jangan ragu lagi untuk membaca buku ini! InsyaAllah sarat pesan dan makna, inspiratif!

-selamat ulang tahun, Kak Azhar-


Saturday, March 15, 2014

heart ...

kalau kata 'heart' dimasukkan ke dalam pencarian search engine, semacam google misalnya, yang akan keluar tak lain tak bukan adalah lambang 'hati' yang seringkali diidentikkan dengan hal abstrak yang namanya 'cinta'... nih buktinya...


Seringkali salah kaprah menyebutnya, jantungkah? Atau hatikah? Sebagian orang bahkan menyebutnya jantung hati... Setahu saya, di kamus bahasa inggris yang saya percaya, heart itu artinya jantung teman2, organ yang insyaAllah bakal saya pelajari mulai pekan depan :')

Yayayaya, modul Renal dan Cairan Tubuh sudah berakhir, saatnya move on ke modul selanjutnya: Kardiovaskular... Di modul ini, saya akan belajar soal 'heart', bukan heart love love tapi ya, ini tentang organ yang letaknya di mediastinum dan tugasnya subhanallah banget...
ngga cuma jantung, tapi juga vaskularisasi atau pembuluh darah yang jadi teman setianya, akan dipelajari di modul ini.. Akan cukup padat ujiannya :' bismillah keep strong 2012 :D Semoga modul ini lancar berjalan dan ngga ada yang ngulang! amin

Tuesday, March 11, 2014

Tatalaksana Nutrisi dan Terapi Komplikasi AKI

ini yang part dua, semoga bermanfaat.... :)

1. PENDAHULUAN

Acute kidney injury atau AKI merupakan kelainan ginjal yang dalam 15 tahun terakhir ini meningkat insidensinya. Dalam upaya mendiagnosis, perlu ditentukan etiologi, tahapan penyakit, dan komplikasinya. Sangat penting untuk mendapatkan diagnosis yang tepat guna menentukan tatalaksana yang sesuai dan menyeluruh. Adapun tatalaksana AKI yang holistik adalah mencakup tatalaksana etiologi, pencegahan penurunan fungsi lebih jauh, terapi cairan dan nutrisi, serta tatalaksana terhadap komplikasi secara konservatif maupun tindakan bedah yaitu mengganti ginjal.1 Dalam tulisan ini akan dibahas mengenai tatalaksana nutrisi dan komplikasi dari AKI.

Patogenesis dan Patofisiologi Acute Kidney Injury

Penghujung modul renal, malah dapat dua LTM... Ini ltm ke empat part 1 ya teman2 :)
semoga bermanfaat

1. PENDAHULUAN

Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke UGD dengan keluhan panas tinggi, sakit kepala, dan menggigil sejak 4 hari yang lalu diserta kencing berwarna merah kehitaman. Sejak kemarin sore, ia tidak buang air kecil dan mulai merasakan sesak napas. Dua minggu sebelumnya, laki-laki tersebut pergi untuk keperluan dinas di Papua selama 2 hari.

Warna urin yang merah kehitaman menunjukkan sebuah kondisi patologis yang terjadi dalam tubuh laki-laki tersebut, khususnya pada sistem urinarianya. Begitu pula anuria, seseorang yang tidak bisa buang air kecil ada dalam kondisi emergensi yang harus segera ditangani. Adapun penyakit yang dapat menimbulkan manifestasi seperti laki-laki tersebut adalah acute kidney injury. Berikut pembahasan mengenai patofisiologinya.