Sunday, December 9, 2012

MUNAJAT KALA CINTA DI SAMPINGKU

Sore itu, hujan telah menghapus dahaga tanah...
Namun, angin yang mengiringinya berhembus lekas, kencang, dan begitu kekarnya
Pohon-pohon yang ia terpa, terus merelakan dedaunannya jatuh
Bahkan ranting-rantingnya sudah tak mampu kokoh lagi...

Dahsyat bayu itu, juga menerjang gubukku
Gemuruh suaranya mendebarkan nadi
Petir menyambar-nyambar, seolah tenah mencari mangsa

Tuhan...
Di gubukku ini,
Dia mendekapku begitu erat, memelukku begitu hangat
Bisiknya menyejukkan, menyamarkan kilatan di langit
yang sedari tadi mengiris hatiku ketika melihatnya
Lindungi kami, Tuhan...
Naungi kami dengan cinta-Mu,
dan janganlah engkau pisahkanku, dari cintanya


Rabu, 09 Desember 2009

Tuesday, December 4, 2012

Implementasi Akhlak

Sebagai Lembar Tugas Mandiri Diskusi Problem Based Learning Mata Kuliah Agama Islam

Akhlak dalam Islam berarti perbuatan dan tingkah laku yang baik dan terpuji sesuai dengan tuntunan al-Qur’an dan al-Sunnah.1 Implementasi akhlak dalam kehidupan kita secara garis besar terbagi menjadi dua bagian yaitu akhlak kepada Khalik dan akhlak kepada makhluk. Khalik atau sang pencipta, ialah Allah SWT, Tuhan semesta alam. Sedangkan makhluk, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, adalah sesuatu yang dijadikan atau diciptakan oleh Tuhan.2


A. Akhlak kepada Khalik (Pencipta)
Sebagai salah satu makhluk, pastinya kita memiliki apa yang disebut dengan khalik. Ialah Allah SWT yang telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya, seperti yang tertulis dalam Kitab Suci Al Qur’an Surah At Tiin ayat 4 yang artinya:
Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya3
(QS: at-Tiin 4)
Sebagai wujud cinta kita kepada sang Pencipta, maka pilar kerangka yang harus kita miliki antara lain 4:

  1. Al-Hubb, yakni mencintai Allah SWT melebihi cinta terhadap apapun dan siapapun dengan menaati segala perintah Allah dan menghindari segala larangan-Nya.
  2. Al-Raja, mengharapkan rahmat Allah dan berusaha keras agar dapat memperoleh ridha Allah SWT.
  3. As-Syukr, senantiasa bersyukur atas nikmat dan karunia yang telah Allah berikan.
  4. Tawakkal, berserah diri kepada Allah tentang hasil nantinya, setelah berdoa dan berikhtiar.
  5. Qana’ah, yaitu menerima qadha dan qadhar yang Allah berikan setelah melakukan usaha maksimal.
  6. At-Taubat, mohon ampun dan bertaubat hanya kepada Allah SWT. Seseorang disebut telah bertobat dengan baik jika seseorang tersebut benar-benar merasa berdosa, bertaubat dan tidak mengulang kembali kesalahannya serta selalu tertib melaksanakan perinta Allah. Taubat yang demikian disebut Taubat Nasuha.

B. Akhlak kepada Makhluk (Ciptaan)
Makhluk terbagi menjadi dua bagian yaitu manusia dan selain manusia.1 Keduanya merupakan ciptaan Allah, dan karena itulah kita harus tetap berperilaku baik pada makhluk lain, tidak hanya manusia melainkan juga yang bukan manusia.
1. Akhlak kepada Manusia
Manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial harus memiliki akhlak yang baik kepada sesama manusia, baik yang sesama muslim maupun yang bukan, juga pada dirinya sendiri. Akhlak kepada manusia meliputi: 4

  • Akhlak kepada Rasulullah SAW, dengan cara mencintai Rasulullah, senantiasa bershalawat untuk Rasulullah, dan menjadikannya tauladan yang dengan otomatis membuat kita mengikuti segala anjuran dan sunnah beliau serta tidak melanggar apa yang sudah dilarangnya.
  • Akhlak kepada kedua orangtua (birrul walidain), orang yang telah melahirkan dan membesarkan kita. Sudah sepantasnya kita bersikap baik pada keduanya, mencintai mereka sebagaimana mereka mencintai kita.
  • Akhlak kepada diri sendiri, dengan cara memelihara kesucian diri misalnya dengan menutup aurat, berkata jujur dan berperilaku adil pada diri sendiri dan orang lain, selalu mengerjakan sesuatu dengan ikhlas, malu untuk berbuat jahat, dan menghindari perasaan iri, dengki dan dendam.
  • Akhlak kepada keluarga, diimplementasikan dengan cara membangun kasih sayang dalam keluarga, selalu melaksanakan kewajiban dan mendapatkan hak yang semestinya, dan senantiasa menjaga silaturahmi dengan anggota keluarga.
  • Akhlak kepada tetangga, dengan cara menjaga silaturahmi, menghindari permusuhan dan perselisihan, saling menghargai dan menghormati, tolong menolong, dan tenggang rasa.
  • Akhlak kepada masyarakat, dengan cara menghormati nilai dan norma yang ada, memuliakan tamu, menolong dalam kebaikan, menepati janji, membantu para fakir miskin, bermusyawarah guna mencapai mufakat, dan mencegah terjadinya perbuatan jahat (munkar).
2. Akhlak kepada Bukan Manusia
Makhluk selain manusia dibagi menjadi tiga bagian yakni benda mati, alam nabati atau flora, dan alam hewani atau fauna 1. Bentuk implementasi akhlak kepada selain manusia dapat berupa:

  • Sadar dan bergerak untuk menjaga kelestarian lingkungan
  • Memanfaatkan alam terutama hewan dan tumbuhan yang sengaja Allah SWT siapkan untuk manusia dan makhluk lain, namun tidak dengan serakah dan tetap menjaga kelestariannya

Referensi :
1.      Mubarak, Zakky. 2010. Menjadi Cendekiawan Muslim. Jakarta: Magenta Bhakti Guna.
2.      Kamus Besar Bahasa Indonesia
3.      Al-Qur’anul Karim.
4.      Anonymous. Akhlak. tersedia dari http://ocw.gunadarma.ac.id/course/psychology/study-program-of-psychology-s1/pendidikan-agama-islam/ahklak diakses pada Rabu, 17 Oktober 2012 pukul 2.00

Refleks Mikturisi

Sebagai Lembar Tugas Mandiri Diskusi Collaborative Learning Modul Ilmu Biomedik Dasar

Apa itu mikturisi?

Mikturisi dalam bahasa sehari-hari sering disebut sebagai berkemih. Secara istilah mikturisi yang juga disebut urinasi adalah keluarnya urine dari vesika urinaria.1,2 Mikturisi merupakan tahap akhir dari sistem ekskresi yang melibatkan ginjal sebagai organ tempat terbentuknya urine. Urine yang terbentuk di ginjal selajutnya melewati ureter, saluran yang menghubungkan ginjal dengan kantung kemih atau vesika urinaria. Urine bisa sampai di vesika urinaria berkat gerak peristaltik dinding ureter yang panjangnya mencapai 30 cm.3 Ketika sudah sampai di vesika urinaria, urine akan ditampung terlebih dahulu hingga mencapai volume tertentu yang akan memunculkan suatu keinginan untuk buang air kecil (membuang urin melalui uretra) yang diatur oleh suatu koordinasi yang disebut refleks mikturisi.

Refleks Mikturisi
Refleks mikturisi melibatkan sistem saraf pusat dan sistem saraf perifer. Sistem saraf pusat yang terlibat dalam refleks mikturisi adalah medula spinalis bagian sakrum dan otak di bagian korteks serebri. Sedangkan sistem saraf perifer yang terlibat adalah sistem saraf otonom yakni saraf parasimpatis. Meski diatur oleh saraf otonom, refleks ini nantinya dapat ditahan secara sadar dan melibatkan kerja dari korteks serebri. Berikut ini adalah urutan bagaimana timbulnya rasa ingin buang air kecil.
Ketika vesika urinaria terisi oleh sedikitnya 200 ml urin, tekanan di dalam vesika urinaria naik, dan strecth receptor pada dinding vesika urinaria mengirimkan impuls melalui saraf aferen menuju medula spinalis bagian sakrum segmen S2 dan S3 yang memicu terjadinya refleks mikturisi.1,2
Serabut motorik parasimpatis pada saraf pelvis membawa impuls kembali ke vesika urinaria dan merangsang otot detrusor untuk berkontraksi dan berakibat pada meningkatnya tekanan hidrostatis dalam vesika urinaria.3 Kontraksi otot detrusor inilah yang merupakan aktor utama dalam pengosongan vesika urinaria.
Saraf parasimpatis juga membuat sfingter uretra internal berelaksasi, dan menghambat saraf motorik yang membuat sfingter uretra eksternal berkontraksi. Ketika kontraksi otot detrusor dan relaksasi otot sfingter uretra inilah mikturisi terjadi. Namun, tidak secepat itu karena nyatanya kita dapat menahan rasa ingin buang air kecil dan di sinilah peran saraf somatis.
Impuls pada medulla spinalis tersebut juga diteruskan oleh interneuron menuju thalamus dan menimbulkan sensasi
Selanjutnya sensasi penuhnya kantung kemih itu diteruskan ke korteks serebri hingga seseorang sadar bahwa ia ingin buang air kecil
Saat itulah, otot sphincter urethra eksterna akan berkontraksi secara sadar untuk menahan buang air kecil sampai orang tersebut menemukan waktu dan tempat yang pas untuk buang air kecil. Namun, perlu diketahui bahwa waktu untuk menahan rasa ingin buang air kecil ini terbatas. Jika volume urin dalam vesika urinaria sudah mencapai kurang lebih 500 ml, tekanannya yang semakin tinggi itu cukup untuk membuka sfingter uretra internal yang otomatis merelaksasikan sfingter uretra eksternal, sehingga mikturisi pun terjadi.

Urinary incontinence
Merupakan keadaan di mana seseorang tidak dapat mengontrol atau menahan rasa ingin buang air kecil. Hal ini seringkali terjadi pada balita usia 2 sampai 3 tahun dan pada lansia. Namun, ada juga yang terjadi pada orang dewasa. Terdapat 4 tipe urinary incontinence1, antara lain:
  • Stress incontinence

Biasa terjadi pada wanita berusia muda dan pertengahan yang otot pada pelvisnya lemah. Hal ini terjadi akibat tekanan fisik yang meningkatkan tekanan perut seperti batuk, bersin, tertawa, berlatih, mengejan, mengangkat benda berat, dan kehamilan yang menyebabkan bocornya urin dari vesika urinaria.
  • Urge incontinence

Biasa terjadi pada orang lanjut usia, di mana seseorang sering dan tiba-tiba ingin buang air kecil, dan tidak bisa menahannya sehingga sering terjadi urinasi involunter. Bisa disebabkan oleh adanya suatu infeksi atau batu ginjal, stroke, dan cedera medulla spinalis.
  • Overflow incontinence

Merupakan proses urinasi yang tidak sadar terjadi akibat lemahnya kontraksi otot-otot  vesika urinaria
  • Functional incontinence

Merupakan lepasnya urin dari vesika urinaria dikarenakan tidak bisa menemukan toilet di waktu tersebut sebagai akibat dari kondisi tubuh yang lemah, misalnya terkena stroke, artritis, ataupun alzheimer.

Referensi

  1. Tortora, Gerard J., Derrickson, Bryan. Principles of Anatomy and Physiology. 13th ed. Wiley. 2011.
  2. Guyton, Arthur C., Hall, John E. Textbook of Medical Physiology. 11th edition. 2006.
  3. Martini. Fundamentals of Anatomy and Physiology. 9th edition. 2012.

Saturday, October 27, 2012

Prologue, 2012 #part3 - Baksos

Bakti Sosial, Yayasan Gesang Goshiarry, Bogor, Jawa Barat

Nah, ini nih sebagai bagian dari Kaderisasi Berkelanjutan di FK UI, kami mahasiswa tingkat mengadakan Bakti Sosial yang kita garap bersama seangkatan. Baksos perdana kami sebagai mahasiswa FK ini berjalan lancar, alhamdulillah. :) Acara yang kami adakan antara lain pemeriksaan kesehatan dan pengobatan massal gratis, penyuluhan bagi anak, remaja, dan orang dewasa, serta games menarik bagi si anak-anak. Persiapan sebelum hari H sangat baik dan terstruktur sehingga saat H+1 Idul Adha itu, kami sudah siap menuju kota hujan, tempat yayasan tujuan kami baksos.

Diawali dengan keberangkatan kami naik tronton tentara pagi-pagi dari Kampus Salemba 4. Teman-teman memakai nametag panitia dan kain penanda divisi masing-masing. Aku memakai pita hijau, anak kesehatan hehe. Hari itu aku bertugas selain sebagai siaga divisi kesehatan juga ada di pos Pengobatan Massal. Saat itulah pertama kali aku bertemu dengan pasien sebagai mahasiswa FK, [belum dokter ya], aku hanya bertugas mengecek tekanan darah dan berat badan pasien yang datang berobat di shif pertama dan mengantar pasien menuju dokter maupun apotek dan ruang tunggu di shif kedua. Kukenakan jas lab, dan stetoskop yang tentunya bukan untuk gaya melainkan untuk mengecek tekanan darah. Di sana aku belajar banyak hal, bertemu dengan pasien yang beraneka ragam. Yang paling kuingat adalah seorang bapak yang tensinya mencapai 200 lebih [abis makan sate banyak pas Idul Adha kali ya?] namun mukanya nyantai dan ketawa ketiwi suka bercanda. Waw banget da'ah. Ada juga yang manggil aku dokter [ehemmm ^^] padahal belum bu' hehehe
Semua temanku terlihat antusias dan bahagia saat melaksanakan tugas bakti kami ini. Kami juga dapat apresiasi bagus dari Kakak Pengmas, yang memberi nilai 9 dari 10 gara-gara kita semua sumringah dan tanpa beban dalam melaksanakan baksos ini. Suasana hangat, akrab dan menyenangkan. Melihat anak-anak yang mengikuti penyuluhan dan games, mereka sangat gembira. Melihat para remaja juga tidak ada yang menekuk mukanya untuk cemberut. Apalagi bapak ibu yang ikut penyuluhan sekaligus pengobatan massal, mereka semua tampak senang dengan kehadiran kami. Begitupun yang kurasakan, senang dengan adanya mereka yang tersenyum seakan mendoakan agar kami menjadi dokter yang baik dan berbakti... [Ku amini doamu Pak, Bu]

"Satu hal yang bisa membuatmu merasa bahagia adalah tersenyum pada seseorang dan melihat senyuman seseorang yang tersenyum karenamu" -Dianita-

Alhamdulillah, lancar, pulang hati senang. Naik tronton lagi, dan ada yang bisa diceritakan rupanya... Sewaktu pulang, aku duduk di bagian belakang, jadi dekat dengan bukaan tronton. Memang Bogor kota hujan, di perjalanan, turun hujan yang awalnya rintik namun seketika deraaaas! Aku, Fahmi, dan teman-teman yang duduk di belakang berusaha keras menarik terpal untuk menutup bagian yang terbuka. Menarik tali tambang yang sangat kuat terikat, dan setelah berkutat beberapa saat dan BERHASIL! Alhamdulillah... tapi, ujannya udah berhenti ._. jadi? ya ditali lagi itu terpal, dari pada kita pengap di dalem ketutupan...

oke, melatih kesabaran,.. yaudalayaa... yang penting :
Prologue!!! PRO eLO GUE, SATU! :D sukses!

Saturday, October 13, 2012

Prologue, 2012 #part2 - Makrab

Hari Sabtu 13 Oktober 2012
adalah hari yang spesial untuk kami, angkatan 2012 yang SATU! :D
ada acara Malam Keakraban, yang masih dalam rangkaian acara Prologue 2012.
Bertempat di Plataran Cilandak, segala acara sudah dipersiapkan dengan matang bersama-sama teman-teman
Sore itu, kita bermain games, menonton band-band dan penyanyi-penyanyi hebat yang keren abisss...
Sempet juga aku perform, nari Jawa sama Fahmi Kurniawan :D hahaha
sore sampai malam itu benar-benar menyenangkan...
tak dapat lagi kuungkapkan dengan kata-kata
terimakasih teman-teman, saudara-saudaraku sejawat semua :)
semoga kita bisa lalui hari-hari ke depan bersama-sama dan tidak ada yang tertinggal. Amiiin..

Thursday, October 11, 2012

Teori Kedatangan Agama Islam di Indonesia


Setelah Rasulullah SAW wafat pada tahun 632 Masehi, penyebaran agama Islam tidak berhenti begitu saja. Islam dipimpin oleh para khalifah dan mulai disebarkan lebih luas lagi. Pengaruh Islam telah menyebar ke seluruh Timur Tengah, Spanyol, dan Afrika Utara pada abad ke-8. Pada masa dinasti Ummayahlah pengaruh agama Islam mulai berkembang hingga di nusantara. 1
Proses masuknya Islam ke Indonesia memunculkan beberapa teori yang masih diperdebatkan. Oleh karenanya kita perlu meluruskan apa makna masuk di sini sebenarnya. Masuk bisa jadi dalam arti sentuhan, ada hubungan dan ada pemukiman Muslim. Selain itu bisa jadi dalam arti sudah berkembang adanya komunitas masyarakat Islam. Atau bisa jadi masuk dalam arti sudah berdiri negara atau kerajaan Islam. 2
Proses masuknya agama Islam di Indonesia berlangsung secara evolusioner, lambat laun, dan sangat beragam. 3 Oleh para sejarahwan, teori kedatangan agama Islam dibagi menjadi:

Teori Mekah
Teori Mekah menyatakan Islam masuk di Indonesia dengan dibawa langsung dari Mekah atau  Arab sekitar abad ke-7, pada masa Kerajaan Sriwijaya yang menganut agama Hindu-Budha. Teori ini dikemukakan oleh H. Abdul Karim Amrullah atau Hamka, seorang ulama dan sastrawan Indonesia, pada tahun 1958 di Yogyakarta.  Hamka menolak anggapan sarjana Barat yang mengemukakan bahwa Islam di Indonesia dibawa bukan oleh orang-orang Arab sehingga cenderung memojokkan Islam. Argumentasi dari Hamka merujuk pada sumber lokal dan sumber Arab. Menurut beliau, motivasi kedatangan bangsa Arab bukanlah untuk motif ekonomi melainkan semangat utama untuk menyiarkan agama Islam. Pandangan ini hampir sama dengan Teori Sufi yang diungkapkan oleh A.H. Johus yang menyatakan bahwa islamisasi di Indonesia dilakukan oleh para musafir (pengembara) yang mengembara dari satu tempat ke tempat lain untuk mendirikan suatu kumpulan atau perguruan tarekat. 3 Bukti-bukti yang mendukung teori Mekah ini adalah sebuah batu nisan berhuruf Arab milik wanita Muslim bernama Fathimah binti Maemun di Sumatra Utara. Bukti lain adalah munculnya nama kampung Arab dan tradisi Arab di lingkungan masyarakat yang banyak mengenalkan Islam. Selain itu menurut al Mas’udi pada tahun 916 telah berjumpa dengan Komunitas Arab dari Oman, Hidramaut, Basrah, dan Bahrein untuk menyebarkan agama Islam di lingkungannya, Sumatra, Jawa, dan Malaka. 2

Teori Gujarat
Teori ini menyatakan Islam dibawa ke Indonesia bukan oleh orang Arab melainkan oleh pedagang dari Gujarat, India pada abad ke-13. Teori ini pertama kali dikemukakan oleh J. Pijnapel dari Universitas Leiden pada abad ke 19 dan dipopulerkan oleh dr. Snouck Hurgronje. Teori ini lantas dikembangkan oleh J.P. Moquetta (1912) yang berargumen bahwa batu nisan Sultan Malik Al-Saleh di Pasai dan makam Sultan Maulana Malik Ibrahim di Gresik, Jawa Timur memiliki kemiripan dengan nisan yang terdapat di Kambay, Gujarat, India. Alasan lain dari dinyatakannya teori ini adalah adanya kesamaan mahzab syafe’i yang dianut masyarakat muslim di Gujarat dan Indonesia yang sebenarnya juga dianut oleh muslim Iran. 3

Teori Persia
Teori ini mengatakan Islam datang dari Persia atau Parsi (sekarang Iran). Teori ini dikemukakan oleh Husein Jayadiningrat, sejarahwan dari Banten. Husein menilai banyak kesamaan budaya dan tradisi yang berkembang antara masyarakat Parsi dan Indonesia yang dapat dijadikan suatu bukti bahwa Islam dibawa oleh orang-orang Persia ke Indonesia. 3 Tradisi tersebut antara lain:
  • Merayakan 10 Muharram atau Asyuro sebagai haru suci kaum Syiah atas kematian cucu Nabi, Husein bi Ali. Di Sumatra Barat, dirayakan dalam tradisi tabut.
  • Ajaran Wihdatul Wujud oleh Syekh Siti Jenar dari Jawa Tengah yang memiliki banyak kesamaan dengan ajaran sufi Al Hallaj dari Persia. Keduanya dihukum mati, karena ajaran yang dibawa tersebut dianggap sesat, tidak sesuai dengan tauhid agama Islam dan membahayakan stabilitas politik dan sosial.
  • Ditemukannya seni kalihrafi pahat pada batu nisan yang dipakai di kuburan Islam awal di Indonesia dan mahzab syafe’i yang juga banyak dianut oleh muslim Iran.
Teori Cina
Teori ini menyatakan bahwa kedatangan Islam khususnya  di Jawa dibawa oleh para perantau dari Cina. Menurut sejumlah sumber lokal, raja Islam pertama di Jawa, Raden Patah dari Bintoro Demak merupakan keturunan Cina. Bukti-bukti yang mendukung teori ini adalah arsitektur Cina pada masjid tua di beberapa tempat di Pulau Jawa yang didirikan oleh komunitas Cina. Sedangkan menurut catatan Cina, pelabuhan penting seperti misalnya Gresik, sepanjang abad ke-15 diduduki pertama oleh para pelaut dan pedagang Cina. 3
Karena masih banyak kelemahan dari masing-masing teori tersebut, belum dipastikan satupun mana yang benar. Azyumardi Azra berkata, “Sesungguhnya kedatangan Islam ke Indonesia datang Dalam kompleksitas; artinya tidak berasal dari satu tempat, peran kelompok tunggal, dan tidak dalam waktu yang bersamaan. 3

Rujukan
  1. Proses Masuknya Islam Ke Indonesia. Tersedia dari : http://cerita-indonesian.blogspot.com/2012/07/sejarah-masuknya-agama-islam-ke.htm diakses pada Selasa, 18 September 2012 pukul 18.30
  2. Proses Masuknya Islam Di Indonesia (Nusantara) Tersedia dari : http://sejawawan.wordpress.com/2008/01/21/proses-masuknya-islam-di-indonesia-nusantara/ diakses pada Selasa, 18 September 2012 pukul 18.30
  3. Triyono Suwito, Wawan Darmawan. Teori Masuknya Islam Ke Indonesia. Tersedia dari : http://ssbelajar.blogspot.com/2012/05/teori-masuknya-islam-ke-indonesia.htm diakses pada Selasa, 18 September 2012 pukul 18.30

Monday, October 1, 2012

Prologue 2012 #part1

Ini beda dengan PROLOGUE yang ku tulis pertama kali. Ini tentang kegiatan Bakti Sosial yang kami, FK UI 2012, adakan di tengah serangkaian acara Masa Bimbingan. Buat gambaran aja, kegiatan ini SERU abissss, dan berasa FK-nya :D mau tau gimana serunya? Check this out!

Prologue, mengapa dinamakan Prologue? Karena ini adalah acara angkatan pertama kita :) Temanya adalah Togetherness Through Social Event and Gathering. Ketuanya Kadir, yang lantas terpilih menjadi ketua angkatanku, 2012, SATU! Kegiatan ini melibatkan seluruh komponen dari angkatan kami, dan di sini aku masuk ke Panitia Divisi Kesehatan. Sebenarnya, Prologue bukan hanya terdiri dari Baksos, melainkan juga Malam Keakraban untuk internal kami 2012. Bahas satu persatu yaaaa :)

to be continued...

Monday, August 13, 2012

PSAF, oh PSAF...


Hitam, putih, hijau
Angkatan,
Jargon,
Kelompok,
Tugas,
Tanggung jawab,
Tegang,
Seminar,
Esensi,
Evaluasi,
Sidang,
Dinamika,
Konsekuensi,
Konkret,
2012! SATU!

Sunday, August 12, 2012

OKK UI 2012, Aku Manusia!


Awalnya saya pikir OKK UI itu sama dengan MOS atau OSPEK pada umumnya yang sarat dengan kemarahan senior pada adik-adik barunya. 

Ternyata, yang namanya orientasi dan pengenalan kampus di UI benar-benar telah mengenalkan kepada maba bagaimana kehidupan kampus yang dinamis dan berbeda dari kehidupan sekolah. Mulai dari Penyambutan Maba di hari registrasi ulang pada bulan Juli lalu, kami didampingi untuk menuju stan OKK dan stan fakultas untuk mengetahui info-info seputar kampus. Kemudian, kami diberi pengetahuan dan dibuat terpesona oleh penampilan mahasiswa-mahasiswa UI dalam acara Display UKM tanggal 5 Agutus lalu. Memenuhi areal tribun balairung UI dan mengenakan seragam putih-putih, saya dan teman-teman maba bersemangat menyambut Pekik UI yang dikumandangkan oleh Kakak MC sesekali disela-sela penampilan UKM. Selama seminggu setelah acara Display UKM, kami menjalani Orientasi Belajar Mahasiswa yang menyenangkan dan bermanfaat.

Tanggal 12 Agustus 2012 adalah hari dilangsungkannya hari pertama OKK untuk kami para maba reguler. Tidak lagi memenuhi tribun atas, kali ini kami duduk di lantai dengan shaf yang rapi meski agak berdesakan. Kami lantas diberikan pengenalan sistem akademik universitas atau PSAU berisikan hal-hal yang berhubungan dengan kehidupan akademik kampus seperti registrasi, SKS, nilai dan IP, dll. termasuk cara mengikuti student exchange. Disambung dengan inspirative talks dan sosialisasi PKM serta PIMNAS. Kemudian karena hari sudah siang, ada break sebentar untuk maba melaksanakan ibadah sesuai agama masing-masing. Balairung disulap menjadi mushola besar dan para maba muslim dan muslimah melaksanan solat berjamaah di situ. Selain berisi PSAU dan talkshow inspiratif, OKK juga menampilkan beberapa hiburan seperti beat box dan penampilan parade budaya.

Di hari kedua OKK yaitu pada tanggal 28 Agustus kemarin tak kalah serunya dengan OKK hari pertama. Di hari kedua ini lebih banyak penampilan-penampilan hiburan seperti Laws Art Performance, Orkestra, Teater Sastra, Beat Box Fisip, dan stand up comedy. Juga diadakan sebuah seminar tentang pergerakan mahasiswa di mana dihadirkan lima orang  pembicara yang hebat salah satunya Menteri BUMN Bapak Dahlan Iskan dan salah duanya adalah Pak Raden. Inti dari seminar ini adalah memberi pesan dan motivasi kepada kita sebagai mahasiswa untuk ikut bergerak menuju kemajuan, karena pada dasarnya mahasiswalah yang menjadi agent of change negeri ini. Di OKK hari kedua juga dikenalkan lebih jauh kepada kami tentang lembaga-lembaga IKM UI, antara lain BEM, DPM, MWA, UKM, dll. Namun ada satu hal yang paling berkesan, yakni saat kami dalam acara dinamika mahasiswa untuk membuat lambang humanisme dengan membawa lilin dan menyanyikan lagu perjuangan. Hati kami bergetar dan terasa merinding saat kakak-kakak mahasiswa meneriakan semangat perjuangan mereka. Tak sabar lagi rasanya untuk mengenakan jaket kuning dan turut serta berjuang dalam kampus perjuangan ini. Hidup Mahasiswa!!!

Sunday, July 8, 2012

Sepucuk Surat yang Tak Pernah Sampai

Ini sebuah cerpen yang kutulis sendiri. Aku menggunakan sudut pandang orang pertama, menceritakan seorang anak perempuan yang mengagumi sosok lelaki pujaannya yang telah menguatkannya dan menghidupkan hari-harinya. Namun, rupanya cinta tak berpihak pada mereka. Perpisahan, itulah yang justru dihadapi oleh dua orang yang ‘pernah’ tak disangka saling mencintai itu. Aku juga tidak tahu mengapa aku memilih judul itu, tapi inilah ekspresiku, biarlah ia mengalir seperti air