Saturday, October 20, 2018

Internship Mode: On

Setelah penantian panjang akhirnya saat internsip itu datang juga. Kurang lebih enam bulan setelah sumpah dokter atau delapan bulan sejak resmi berhenti jadi koas dan menghadapi ujian nasional kelulusan dokter, kami pun "diberangkatkan" untuk mengabdi dan memahirkan ilmu yang sudah kami pelajari selama ini. Alhamdulillah keinginanku untuk internsip di Jember dikabulkan Allah SWT. Motivasi yang menjadikan aku rela menjadi single fighter (artinya tidak janjian dengan teman untuk memilih RS ini) saat pemilihan wahana adalah karena pertama, aku ingin kembali tinggal di rumah supaya dekat dengan orang tua, dan yang kedua adalah karena aku ingin mengamalkan ilmu yang aku dapat di kampung halamanku tercinta. Tak kusangka ada satu makhluk sealmamater yang terjebak juga di RS yang sama denganku, dialah Didi aka Dinar alias Dinarda Ulf Nadobudskaya dr., calon konsultan perinatologi dari Bekasi. Semenjak ada Didi di Jember, aura ke-ambis-an selalu ada di sekitarku, bagaikan menambah bensin di kobaran bara api...
Alhamdulillah kami berdua dipertemukan dengan teman-teman alumnus FK Universitas Jember yang super duper asik, narsis semi melankolis, dan punya hobi sama yaitu renang! Ngga seperti wahana lain yang bisa berbelas-belas manusia, kami di sini hanya bertujuh kepala: satu Mas Nadzir dan enam ibu-ibu rempita yang unik-unik: Mba Putri, Mba Cynthia, Elisa, Della, aku dan Didi. Lain waktu akan aku ceritakan keunikan mereka. Kami akan menjalani internsip bersama insyaAllah satu tahun ke depan, dengan urutan rotasi IGD - rawat jalan/rawat inap - Puskesmas. Mohon doanya dan semoga lancar ya teman-teman!!!

Ini dia geng iship RS Bina Sehat Jember, PKM Puger 2018-2019:

Dari kanan ke kiri: Mas Nadzir, Della, Didi, Elisa, Mba Cynthia, me, n Mba Putri

Wednesday, October 10, 2018

Mengejar Rindu

Aku masih berlari
menyusuri pasir pantai kerinduan
Butir-butir halus yang mengaduh
Dihempas ombak jarak yang selalu ada

Ingin aku berlayar
Menanggalkan semua rasa
Mengarungi samudera jarak
Yang membentang luas di hadapan kita

Ingin aku berlabuh
Pada pesisir pantai di seberang
Tempatmu berdiri
Tempatmu bernaung

Thursday, September 27, 2018

Aku dan Senja

Aku dan senja
Rindu saling menyapa
Semburat merah jingganya yang nyata
Menghiasi langit cakrawala
Berkata dia padaku
Jangan takut akan gelap
Temui aku lagi
Besok di batas barat



Foto oleh @ajengfanseda

Friday, September 21, 2018

Hujan dan Kenangan

Masih ingatkah engkau, Adinda
Rintik hujan yang mengiringi pertemuan pertama kita
Setiap tetesnya menghujamkan memori
Yang menggenang indah menenggelamkan sanubari

Sore ini, masih di sudut kota ini
Hujan turun lagi ke bumi
Menjawab rindu yang kering kerontang
Membasahinya dengan temu

Aroma basah yang menyeruak
Seiring datang dengan bayangan indah yang muncul di benak

Hanya bayangan
Hanya kenangan
Ragamu sudah jauh di angan

Tak ada lagi
Tinggal aku sendiri

Friday, September 14, 2018

Yang kurindukan dari Jakata

Kampus UI, baik yang Depok maupun Salemba. Di Depok paling asik kalau keliling kampus naik Sepeda Kuning yang bisa dipinjam gratis dengan menunjukkan KTM, menyusuri jalanan kampus yang teduh dengan rindang pepohonan, menyapa ibu-ibu pasukan oranye yang giat menyapu, sesekali berhenti di pinggir danau menikmati suasananya, mencicipi makanan kantin fakultas lain, atau ikut senam sehat Salam UI setiap minggu pagi.
Di Salemba memang ngga seasri itu suasananya, tapi lima dari enam tahun kuliah habis di Salemba yang penuh memori... Mulai dari gedung lama yg masih kokoh berdiri dan jadi tempat belajar, runtuhnya gedung itu sampai berdiri tegakknya gedung IMERI yang di dalamnya ada museum kedokteran terlengkap.

RSCM, RS Persahabatan, RSUD Tangerang, RS Fatmawati, RSPJN Harapan Kita, RS Kanker Dharmais, RSUD Budhi Asih, RSPI Sulianti Saroso, Puskesmas Puskesmas di Jakarta, dan semua faskes jejaring FKUI yang pernah ku singgahi. Di tempat inilah aku bertemu guru-guru terbaik, pasien-pasien dengan segala keunikannya.

Kosan Bu Devi di Paseban Timur, mulai masih kaya kosan baru pas maba smpai uda hampir abis kemakan rayap wktu uda lulus.. tp di kosan ini, anak-anak preklinik nginep buat belajar suma, anak-anak preinternship datang buat belajar kompre dan ukmppd.

Perpustakaan Nasional dan segala kenangannya. Sedari SD sampai kuliah aku benci berada di perpus, jangan harap menemukan aku di perpus, tapi carilah aku di kelas, kantin, atau ruang organisasi. Perpus bukan tempat belajar yg asik karena kamu harus diam dan ngga boleh makan, ssuatu yang paling membuatku tidak nyaman. Tapi perpusnas dengan semua fasilitas dan kemegahannya berhasil merebut hatiku untuk betah dan bertahan menikmati waktu di sana, walau hanya duduk bercengkerama sampai mengerjakan tugas atau belajar.

BSD, (Jakarta coret) rumah Om Sugeng, Tante Nia, dan adik2ku Kavin, Naya, dan Bagas yg ngangenin poll...

Bubur ayam favorit: bubur ayam cikini, bubur abang Harkit, bubur depan alfamidi sebrang Kampus Salemba, yang bisa bkin aku ga bosan walau harus makan menu itu setiap hari.

Jus buah favorit di depan Pasar Paseban, top markotop, udah itu aja.

Kafetaria Salemba Depok dan semua suka dukanya, dan semua penghuninya, dan semua makanannya..

Jakarta memang melelahkan, bahkan kau bisa menua di jalanan akibat macet yang tiada terkira. Tapi namanya nostalgia, nama Jakarta akan selalu ada.

Thursday, September 13, 2018

September

Septemberku tak lagi sama
Ku kembalikan semua pada tempatku mengadu
Berjalan maju dan terus melaju
Meski sesekali bayangan masa lalu tetap hadir menghantu

Septemberku tak lagi sama
Bukan rekor lagi yang ingin aku raih
Menembus pagar kenyamanan yang menghadang gigih
Tak terluka namun terasa pedih

Septemberku tak lagi sama
Bukan lagi lautan rayu
Bukan lagi hamparan pasir rindu
Bukan lagi jabat dan temu

Septemberku tak lagi sama

Wednesday, July 25, 2018

Rindu Sendiri - unfinished poetry

Sendiri ku di malam ini
Ditemani sepi dan angin malam
Memandang jauh di keheningan
Memeluk rindu seorang diri

- ini ditulis oleh 4 orang, 1 baris perorang
cc Ami Lily n Agnes di malam hari nginep kamar kos Nita

Sudah jelas paradoksnya ya
Lagi berempat juga bilangnya sendiri biar sok gimana ckckckck

Thursday, July 19, 2018

ONESHOT UKMPPD part 4 (last eps)

Tips dan trik menghadapi UKMPPD


Sampai juga di episode terakhir dari judul ONESHOT UKMPPD. Kali ini akan dibahas soal tips dan trik menghadapi UKMPPD, khusus buat para mahasiswa kedokteran tingkat akhir yang sudah mulai takikardia, harap-harap cemas, mendadak rasanya lupa semua pelajaran preklinik, dsb. (mohon maaf kalau ini ada beberapa adegan throwback masa belajar bareng grup oneshot)

Check this out!


Wednesday, July 18, 2018

Say NO to HOAX

Pernah ga sih terima broadcast di grup keluarga yang judulnya seperti fakta menarik padahal isinya mitos? Atau pernah ga denger iklan iklan di radio tentang pengobatan alternatif yang mengklaim bahkan bisa menjamin menyembuhkan berbagai penyakit mulai rematik, katarak, diabetes, sampai kanker?! Di era digital ini informasi sedemikian mudah didapatkan, baik yang benar adanya maupun yang hoax semata. Sebagai generasi milenial, kita harus pintar-pintar menyaring mana info yang benar dan mana yang salah. Allah melalui firman-Nya dalam Al Qur'an sudah mengatur perihal ini:

Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan) yang akhirnya kamu menyesali perbuatan itu. (QS Al Hujurat: 6)

Nah loh, jangan sampai kita turut serta menjadi agen penyebar hoax ya! Biasanya berita hoax itu memang punya judul bombastis, menarik perhatian, kurang masuk akal tapi kadang dipaksa masuk, terus kalau di broadcast, akan ditambahi kata-kata untuk share cz katanya bermanfaat. Hati-hati, sebagian besar hoax itu ternyata menyangkut bidang kesehatan dan jadi kesenangan orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Apabila kita terima suatu kabar berita atau informasi, pertama pakai otak kita dulu untuk berpikir, cari tahu kebenarannya, atau at least kalau ngga yakin benar engganya tapi ga ada waktu untuk cari tahu, ga usah disebar-sebar sampai jadi viral. Kalau nanti di akhirat jempol kita ditanya kenapa nyebarin info hoax kita mau jawab gimana?

Feel free to discuss anything ya!

Sumber gambar:
https://responsejournal.net/sites/default/files/styles/anamorphic_1200/public/facebook-hoax-1024x536.jpg?itok=zy-PCnOk


Tuesday, July 17, 2018

Rindu

Tenggelam aku dalam samudera rindu
Terbenam jauh hingga dasar palung
Terhempas menabrak karang
Terjerembab mengusik dasar

Tak henti aku merindu
Bagai bumi kering yang rindu hujan
Bagai pungguk merindu bulan
Bagai penyu yang rindu lautan
Bagai tanah gersang yang merindu pepohonan

Kapankah benang rindu ini terurai dan terajut menjadi temu?