Baru sadar belum sempat menuliskan cerita perjalanan ke benua biru dua tahun silam. Setelah diingatkan oleh Kak dr. Fafa, yang ternyata juga suka nulis blog, aku coba mengais ingatan salah satu Ramadhan paling berkesanku. Pertengahan tahun 2018 lalu, aku dan teman-temanku pergi ke Groningen, Belanda untuk mengikuti konferensi ilmiah. Berbekal abstrak skripsi jaman S1 yang qadarullah diterima untuk presentasi poster, aku untuk pertama kalinya menghadiri sebuah konferensi ilmiah internasional di belahan bumi lain. Waktu itu aku berangkat bersama Nana, Bella, Nadia, Ridha, Rissa, dan Syifa. Berbagai persiapan kami lakukan mulai dari pembuatan poster, mengurus paspor, visa, tiket, itinerary, penginapan, dan lain sebagainya. Alhamdulillah walau ada banyak drama di sana sini, kami berangkat juga!
Setelah kurang lebih 17 jam perjalanan di udara dari Jakarta-Istanbul-Amsterdam ditambah 2 jam perjalanan menggunakan kereta dari Bandara Schipol Amsterdam, sampailah kami di Groningen Central Station.
Setelah kurang lebih 17 jam perjalanan di udara dari Jakarta-Istanbul-Amsterdam ditambah 2 jam perjalanan menggunakan kereta dari Bandara Schipol Amsterdam, sampailah kami di Groningen Central Station.

