Tuesday, July 17, 2018

ONESHOT UKMPPD part 2


Oiya walau kunang (buku kenangan.red) sudah hampir dicetak dan ga lagi terima testimoni, aku mau buat testimoni terjujur kacang item buat kalian semua, teman-teman seperjuangan menghadapi masa-masa jadi mahasiswa tingkat akhir. Pertama buat teman-temanku yang sesama XX, buat para XY nanti ya part 3.  Mohon bersabar Hehe

Sarah Shafa Marwadhani
Ukhti yang langganan rangking angkatan ini rajin parah tapi gatau kenapa uda rajin n belajar juga masih cemas. Bukan cuma rajin belajar, tapi rajin solat, menabung, olahraga, dan bawa bekal. (istri idaman banget.red) Sarah jadi partner renang terasik cz ga kebanyakan main n ngerumpi tapi beneran renang nonstop bolak balik kolam n ga keabisan napas dikala aku udah ngos-ngosan. Oiya kita sering renang bareng di House of Shafa, Tebet, tapi sayangnya itu bukan rumah Sarah Shafa wkwk... Sarah juga jadi partner sharing metilprednisolonku, di masa-masa kami moonface bersama itu, saking takutnya withdrawal effect steroid, kita saling mengingatkan minum obat dan kalau lupa bawa ngga khawatir selama ada Sarah. Future neurologist ini sudah lama menjadikan neurologi sebagai ilmu dambaannya. Yang mau kenal lebih lanjut bisa cek blog Sarah di  http://afashafa.blogspot.com/ yaaah!

Ini waktu kita belajar OSCE di rumah Sarah, Sarah yang berhijab paling kanan

Elva Kumalasari
Gadis artsy yang tampak pendiem ini aslinya asik banget. Elva bisa dibilang anggota grup terbaru kami karena baru join di pertengahan. Kalau katanya kedokteran itu bukan ilmu eksak melainkan ilmu seni, Elva ini orang yang bisa menghidupkan keduanya. Piano? Puisi? Aneka seni rupa? Elva jagonya. Agak-agak pencemas juga nih Elva, kadang ngga percaya kalau bisa lulus padahal I always believe in you and you can do it. Karena nama kami ngga gitu jauh di abjad absen, kami sering ujian bareng salah satunya pas OSCE UKMPPD kemarin. Elva juga cat lovers same with me. Haha kapan2 mungkin bisa ke catcafe lagi nih kitaaa.... follow IG nya ya @elvanity ;)

Ini waktu kita lagi belajar di apartemen Elva di Depok, Elva yang pegang bantal ungu

Nah selanjutnya adalah ciwi-ciwi geng kosan, Medsisters yang sebenernya uda berkali-kali aku sebut di blog ini, bisa cek di: GG, my new family atau My sisters

Lily Raudah Putri
Selama 6 tahun di FKUI kayaknya cuma dua bulan ga serumah sama Lily. Lily ini baik mager tegas tanggung jawab manja ramah n sedikit kurang update dalam hal teknologi, tapi ia tak pernah malu untuk bertanya dan selalu haus akan ilmu. Soal make up, ia juaranya. Ia memang butuh waktu yang lebih lama untuk persiapan, dan ini yang paling sering bikin aku ngga sabar sama Lily. Love-hate relationship kami cukup langgeng, marah2 peluk2 sedih2 ketawa2, dan lain-lain. Lily emang sering mager tapi jangan salah, jika ada satu temannya saja yang mengalami masalah, apapun itu, ia adalah yang paling cekatan menawarkan bantuan. Selektif soal pasangan hidup, Lily sangat menyukai keromantisan. Bersiaplah calon pendamping Lily karena ia sangat manja. Ia suka mendengarkan nasihat, dan kadang kepolosannya itu membuat kami menggelengkan kepala. Lily punya percaya diri yang prima, hal ini menjadikan Lily sebagai MC kondang yang tenar seantero FKUI. Link ke postingan tentang Lily sebelum ini: Lily the blooming flower

Agnesstacia Vania Lumintang
Agnes itu lembut, baik, suka menolong, dan setia. Definisi malaikat sudah melekat padanya, sampai sama adek2 dipanggilnya Kakak Angel. Saking baik dan lembutnya makhluk ini, kami tak akan biarkan orang lain menyakitinya. Agnes termasuk golongan cantik-cantik makan banyak yang tidak pernah berat hati untuk berbagi makanan bersama teman-temannya. Jangan khawatir makanan terbuang selagi ada Agnes semua beres. Suara emas dan kelihaiannya memetik dawai gitar menjadi modal keromantisan Agnes. Sayangnya, Agnes terkadang masih malu-malu untuk tampil dan bernyanyi.  Link ke postingan sebelum ini: Happy birthday Agnes

Fathia Nabilla
Bella itu berani, tegas, ceria, ramah, dan setia. Ia tak segan berdebat dengan siapa saja, karena memang debat hobinya. Bella adalah sosok cerdas yang multitalenta. Drummer grup band yang bisa merangkap sebagai gitaris dan vokalis ini sangatlah berhati tegar. Ia juga bukan orang yang suka menyembunyikan perasaan. Jika marah, ia marah, jika senang ia senang, dan jika sedih ia bersedih. Inilah mengapa kadang Bella dianggap galak padahal ia cuma jadi dirinya apa adanya. Sebagai dokter, Bella juga sering menjadi pasien, sebab ia akan sakit perut jika makan mie instan, pusing jika terpercik setetes air hujan, dan banyak lagi keimunokompromaisannya selama ini. Semoga kamu sehat selalu Bella... Oiya kurang-kurangi ketawa iblisnya haha. Cek ke sini ya Bella ulang tahun

Luh Gede Laksmi Rahayu Handayani
Ami itu tangguh, ceria, dan bertanggung jawab. Ia adalah sosok wanita kuat yang ternyata punya sisi manja maksimal kepada mamanya. Ami punya pendirian yang teguh, hingga ia jarang sekali terlihat galau. Meskipun tingkahnya pecicilan dan seringkali kekanak-kanakan (memang ia masih anak-anak saat masuk FKUI), nasihat-nasihatnya selalu bisa dijadikan pengingat. Meskipun badannya tampak gempal dan atletis, Ami adalah seorang penari Bali yang sangat gemulai di panggung. Meskipun penampilannya selalu sederhana dan apa adanya saat ke kampus, Ami ahlinya dalam hal make up dan hair do. Cek Happy birthday Mami Ami

Dianita Susilo Saputri
Thanks to Bella yang sudah buat postingan tentangku di blogku sendiri :D Cek: Niita dia dianita

to be continued...

Wednesday, July 11, 2018

ONESHOT UKMPPD part 1

Nama grup line yang jadi judul postinganku ini mungkin sudah pasaran di kalangan kelompok mahasiswa kedokteran yang belajar bersama untuk UKMPPD –Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter-. Walaupun pasaran, nama ini tetap menjadi tujuan, angan, doa, dan pengharapan semua anggota grup itu pastinya. UKMPPD sering menjadi momok bagi banyak mahasiswa kedokteran karena menjadi penentu kelulusan kami dari sekolah dokter yang lamanya sudah mengambil kurang lebih seperempat umur itu. Semua peserta berharap bisa lulus oneshot, alias sekali saja tanpa mengulang. Aku dan teman-temanku pun demikian angannya hingga tercetuslah ide untuk belajar bersama demi menghadapi ujian hidup ini.


Belajar pertama oneshot. Btw kami selalu absen dengan foto bersama biar ketauan siapa yang ga dateng hari itu. Ini tempatnya di Apartemen Rendi yang kita buat berantakan dengan segala kerusuhan waktu berantem (baca: belajar)


Tanggal 28 Agustus 2017, grup ONESHOT ini terbentuk. Penggabungan dari dua geng kosan ditambah para fighters non anak kos ini menghasilkan sebuah grup dengan perpaduan anggota yang unik di dalamnya. Mengapa unik? Kalau kata Iwan, salah satu personel ONESHOT dari tanah Sumatera, kelompok belajar kita adalah yang paling menggambarkan angkatan FKUI 2012. Kok bisa? Di ONESHOT: laki-laki dan perempuan ada; anak Jakarta sama anak daerah ada mulai dari ujung barat Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, sampai Sulawesi, jadi otomatis ada anak kos dan anak rumahan juga;  yang badannya satu sampai berbadan tiga pun ada mulai dari CIMSA, MA, LPP, Kafe, FSI, KMHD, PO, BEM, dan BPM; yang hobi olahraga sama yang mager ada; nyari atlet olahraga di sini? ada pemain bola, futsal, basket, bridge, voli, badminton, perenang, pesenam, semua ada deh kayaknya bisa bikin dekan cup sendiri; yang les bimbel UKMPPD dan ngga les ada; yang single kongenital punya gebetan sampai punya pacarpun ada; kalau berdoa bersama, kita punya kiblat yang berbeda-beda tapi tetap satu doa kami semoga tim ONESHOT dan 2012 yang lain benar-benar ONESHOT.

Oiya walau kunang (buku kenangan.red) sudah hampir dicetak dan ga lagi terima testimoni, aku mau buat testimoni terjujur kacang item buat kalian semua,

to be continued ...

Monday, July 9, 2018

Cemburu

Aku masih di sini
Memandangmu jauh dari balik tirai kerinduan
Perasaan yang membuncah di dada
Tak mampu muncul ke permukaan
Tenggelam, dalam, dingin

Aku cemburu
pada sepoi angin yang selalu bisa membelai rambutmu
Aku cemburu
pada helai rasukan yang memelukmu setiap waktu
Aku cemburu
pada senja yang selalu kau nanti
Aku cemburu
pada purnama yang setiap hadir selalu kau pandangi

Duhai kekasih hati
Akankah kau menyadari?

Saturday, June 30, 2018

Aksara hati


Dalam diam aku berkata
Dalam sunyi aku bicara
Tiada indera yang mampu menerka
Kecuali hati yang peka

Rinduku mungkin tak terucap
Cintaku mungkin tak terujar
Terbelenggu malu
Mengerdil lugu

Sunday, February 25, 2018

Post OSCE Syndrome

Postingan ini ditulis pada beberapa menit setelah keluar dari arena ujian OSCE yang lebih horor dari lorong Rumah Sakit mana pun. OSCE alias Objective Structured Clinical Examination adalah sejenis ujian praktik yang umum dihadapi oleh para koas alias dokter muda untuk bisa lulus dari suatu stase maupun lulus dari institusi tempatnya menimba ilmu kedokteran.
Siang ini, dua puluh enam koas yang baru saja mengalami takikardi berjamaah menuju ke ruang karantina POST ujian. (dua puluh enam ini kloter yang ujian bareng aku, total ada skitar 160 mahasiswa dari kampus kuning tercinta) Biasanya, sehabis ujian yang dilakukan mahasiswa pada umumnya adalah membicarakan apa yang baru saja terjadi dan tentu itu juga terjadi kali ini. Tapi karena ruang karantina post ujiannya adalah lab komputer RIK jadilah kita bisa online nonton pilm dan melupakan sejenak kebalaan ujian hari ini. Tak lupa foto bersama teman seperjuangan di OSCE terakhir sebagai mahasiswa kedokteran yang tak kan terlupakan rasanya. Tapi, begitu keluar pintu osce dan mendengar bel terakhir tadi, rasanya ada yang hilang. Seperti menguap begitu saja dan meninggalkan setitik rasa hampa. Apa ini? Apa yang hilang?
Setelah aku merenung, aku menyadari bahwa dengan berakhirnya osce ini, ngga ada lagi alasan untuk setiap pagi belajar bareng teman-teman koplak di sudut langit IMERI, ngga ada lagi perdebatan membahas soal soal aneh yang kadang sampe berantem, ngga ada lagi try out atau progress test yang kita buat sendiri, ngga ada lagi main floating seven atau delivery d cost demi mengisi perut yang lapar di tengah belajar. Belum lama berpisah, aku sudah rindu.

Teruntuk tim ukmppd terbaik sepanjang masa: Iwan, Fahmi, Lily, Ami, Bella, Agnes, Hafiz, Cholis, Elva, Rendi, Sarah, Aldi.

Thanks!

di sudut imeri

Sunday, December 31, 2017

2017 best gifts

Sudah lamaa sekali aku tidak menulis di blog ini, belum ada postingan bertahun 2017 hingga di bulan terakhir dalam tahun ini. Ibarat lemari mungkin sudah penuh debu dan sarang laba-laba. Ibarat air dalam kolam mungkin sudah hijau ditumbuhi alga.

Tahun 2017 kulalui dengan berbagai ujian hidup. Di awal tahun ini, aku berkenalan pertama kali dengan steroid dosis tinggi hingga aku bisa merasakan pipi yang mulai menggendut dan nafsu makan yang lebih dari biasanya. Sebuah spektrum penyakit vaskulitis yang bahkan baru pertama kali kudengar setelah empat tahun sekolah di FKUI: leucocytoclastic vasculitis- mengharuskanku mengonsumsi obat imunosupresan itu. Ada masa di mana stase kardio kulalui dengan kaki yang tak bisa melangkah sebagai mana biasa. Sakit luar biasa aku rasakan di bagian ankle, belum lagi infeksi sekunder yang menyertai ruam vaskulitis kulitku menambah rasa nyut-nyutan di sana.
Ada masa aku harus menahan sakit di kakiku hingga begitu lama aku berjalan menuju poli maupun IGD untuk bertemu pasien dan belajar dari guru-guruku. Sholat tidak bisa duduk tahiyat, sepatu pun tak sempurna dikenakan. Beruntung aku punya teman-teman suportif yang sangat mengerti, mereka mau bertukar jaga sampai aku cukup kuat untuk berdiri dan berjalan meskipun masih dengan nyeri ringan. Aku baru mulai menjalani shift jaga pertamaku saat temanku sudah menghabiskan shift jaga terakhirnya yaitu di minggu ketiga stase Kardio!

Di pertengahan tahun, waktu sedang pulang kampung ke Jember, untuk pertama kalinya -sepanjang ingatanku- aku merasakan apa itu sesak napas. Sebenarnya mungkin bukan yang pertama, karena waktu kecil aku sering bengek kalau batuk tapi sudah lupa bagaimana rasanya. Kali ini aku datang ke poli RS karena merasa masih bisa jalan bahkan naik motor dari rumah, tapi sampai di poli malah kena marah karena ternyata saturasi oksigen cuma 70%. Desat bo'! Terpaksa rawat inap dan betapa ingin ku menutup muka karena malu harus ditranspor pakai brankar keliling rumah sakit penuh koas UNEJ ini which is bisa aja aku kenal...

Di 2017 juga aku dan teman2 seangkatan mengalami balada modul preinternship dan modul kolaborasi di semeester terakhir perkuliahan kami. Karena 2012 adalah angkatan pertama dengan preinternship dan kolaborasi di sejarah perFKUI-an, maka kami yang istilahnya jadi "percobaan" pertama. Untuk modul yang pertama kali diadakan menurutku sudah sangat rapih walaupun tentu perlu perbaikan di sana sini. Alhamdulillah dapat wahana yang tidak terlalu jauh dari kosan, cuma sekitar jakarta timur saja jadi bisa PP dari jakarta pusat. Walaupun mendadak jadi relawan KPLDH 3 hari yang penuh drama di modul kolaborasi tapi itu semua bisa terlewati sampai akhir tahun ini.

Tim oneshot UKMPPD pun sudah terbentuk, berharap 2012 dan angkatan lain yang ikut UKMPPD februari nanti, benar2 bisa oneshot!

AMIN

Thursday, December 21, 2017

Kafe lagi

Atas, dari kiri ke kanan: Riza, Albi, Bopal. Bawah,dari kiri ke kanan: Zahro, Hanna, Cicih, Nita, Kiwah
21 Desember 2017, Departemen Parasitologi FKUI RSCM Salemba

Ga berasa ya guys, lima taun di FKUI, lima taun juga kita nongkrong sama-sama di Kafe, keluarga kecil yang punya tanggungan besar itu. Awalnya kita caang (calon anggota) yang lugu dan masih meraba-raba bisa dapat apa di Kafe, lalu naik tingkat dikit jadi angmud (anggota muda) yang udah mulai dididik ini itu sampai juga harus kepikiran bisa kontribusi apa buat Kafe... Setahun kita sabar bersama sampai gerbang itu dibuka, kita dilantik jadi AIB (anggota inti baru) Kafe dan memangku jabatan masing-masing. Ada yang jadi anggota divisi usaha, keuangan, personalia, staf hubeks... setahun penuh bimbingan kakak2 kita di Kafe, hingga mulai tahun berikutnya semakin besar tanggung jawab yang kita emban, sebagian dari kita sudah ada yang menjadi ketua UDS di Kafe. Kalian semua unik dan punya karakter. Ada Kiwah yang dari dulu galak n disiplin soal duit dan pencatatan, Zahro yang lembut juga periang dan berkoneksi luas, Cicih yang unik dan lucunya ga terbantahkan, Bopal yang garang tapi kalo gugup keringetan, Albi yang bocah, suka membulli dan dibulli, Riza yang tegas rapi soal jadwal dan disiplin, Hanna yang ceria dan suka cerita...
Begitu banyak cerita, badai duka dan angin bahagia yang kita alami selama hidup di Kafe. Ngga terasa sudah sampai kita di titik pelepasan, dari anggota inti menjadi anggota kehormatan katanya. Pernah satu ketika aku menanti saat itu tiba, tapi saat ia tiba ternyata itu bukan hal yang membahagiakan. Tapi hidup memang harus tetap berjalan.
Ingatlah bahwa kita pernah duduk bersama, memikirkan nasib organisasi yang jadi rumah kita semua. Ingatlah bahwa kita pernah bertengkar ini dan itu, berusaha menekan ego, kompetitif memenangkan berbagai games yang hadiahnya padahal selalu juga dirasakan oleh semua peserta kompetisi.
Ingatlah bahwa kelak jika kita sudah dewasa, ada Kafe tempat kita tumbuh dan berkembang bersama.
See you on top!

Dari Nita, yang pernah di usaha dan wlb :)

Tuesday, September 27, 2016

Congraduation Titi, S. T.


Selamat menempuh hidup baru sebagai seorang sarjana, insinyur industri harapan bangsa!
Semoga ilmu bermanfaat, bisa segera berkontribusi untuk kemajuan negeri ini...
Semangat my luv Titi :)
Sorry ga bisa kesana :(

Saturday, September 10, 2016

Bye bye Bella

Captionnya: maafin kita yang dulu ya! #,#

Safe trip ma bes fren !
Annisa Rizqi Derlandia, S. T., aka Bella
Ketemu jaman SD tapi masih belum kenal #ala rival olimpiade
Kenalnya pas jaman alaynya Arung Xlamn, belajar bareng, nari bareng, pulang bareng, pergi les bareng
Sekelas lagi di masa putih abu-abu di Las Vegas yang alaynya juga tetep aja, masih sama hobi nari n kejar-kejaran ranking kelas
Masuk kelas tiga, mulai sadar waktunya ke jalan masing2
Kalau aku mau jadi dokter, kamu mau jadi insinyur
LDR jadi kenyataan
Seusai graduation (baca: wisuda) LDRnya makin jauh ya
Turut bahagia kamu dapat beasiswa di negeri yang kamu bisa menemukan keluarga sesama sipit di sana wkwkwk
Sampai ketemu lagi Bella, entah dua tiga tahun lagi... Semoga bahagia di China, ketemu mas mas china soleh yang bisa dikenalin ke keluarga.
Salam sayang, dari Jakarta.

Friday, August 12, 2016

Kisah Hasil Tak Mengkhianati Usaha

Sebagai cewe aku pernah dengan ngga tau malunya nembak. Yap, nembak duluan. Tapi jangan salah dulu, bukan nembak cowo kok hehe,,, tapi nembak bikin SIM!

ceritanya pas masih SMA dulu hidup penuh dilema, buat ke sekolah lebih efisien naik motor tapi belum punya SIM berhubung masih anak kemarin sore.. Dilemaku antara bawa motor tanpa SIM kan salah (takut kena tilang lebih tepatnya), tp bikin SIM saat itu juga salah.. lalu datanglah ujian iman, yaitu pengadaan tes SIM kolektif di SMA-ku. Konon tes di SMA lebih gampang lulus dibanding tes di tempat ujian SIM langsung.

Dengan izin ortu dan berbekal surat domisili yang keterangan tahun kelahirannya dibuat jadi 2 tahun lebih tua, aku akhirnya boleh ikut tes teori dan praktik yg diadakan secara kolektif di sekolah. Alhamdulillah lulus dg perbaikan dan punya SIM yang berlaku sampai hari ultah tahun 2016. Singkat cerita, SIM tembakan itu ga pernah keluar sekalipun dari dompet karena ga pernah juga disetop Pak Polisi. Kekhawatiran akan ditilang tak pernah terjadi sampai masa berlaku SIM itu sendiri sudah mendekati habis.

Awal tahun 2016 aku sudah antisipasi dan bertanya ke bagian pembuatan SIM di Jember, bisa ga ya diperpanjang saat itu karena sudah pasti bulan Maret nanti aku sedang di Jakarta.. kata Bapak Petugasnya, ga bisa.. terus bisa ga Pak misalnya online aku perpanjang di Jakarta? Ga bisa juga.. tapi ada waktu 3 bulan kok mbak setelah kadaluarsa. Oke! Juni aku pulang kok, see you Pak!

Bulan Juni akhirnya aku pulang,  menemui sang Bapak berharap SIM bisa diperpanjang dan betapa terkejutnya aku ada pengumuman tertempel di kaca tepat aku bertanya beberapa bulan lalu: "Per 1 Juni 2016, telat 1 hari perpanjang SIM sama dengan buat baru" whaaat?! Jadi aku harus urus n tes dari awal lagi? :" mana janji manismu Pak.. well, ketakutan ga lulus yg sempat terbesit di benakku buru2 ku tepis. You can do it Nita! Di sinilah kisah itu perjuangan itu mulai...

Oke, mulai review kembali soal-soal tes teori SIM, ada di internet*, lumayan membantu loh! Alhamdulillah lulus one shot tes teori! waktu itu cuma 3/30 peserta, yang lulus tes teori dan boleh langsung tes praktek hari itu juga.. deg! Aku jd grogi, uda 4 taun jarang bawa motor, ga sampai 30/356 hari setahun terus harus tes di lima track yg menurutku diliat aja susah banget.. ya Alloh bantu hamba! Wahai motor varioku tercinta, bantu aku ya! Here we go,..

Track 1 jalan lurus rem berhenti kaki kiri turun - lulus yeh
Track 2 jalan lurus serong rem berhenti kaki kiri turun - lulus yeh
Track 3 U turn, nah ini, pas awal ngegas aja uda ga yakin, karena dari beberapa trialku belum ada satupun yang berhasil.. dan bener aja, aku ga lulus dan harus ngulang minggu depan..
Oke kamu ngga gagal nit, cuma belum berhasil aja haha
Lets try again next week'

Tentu aku ga mau tanpa persiapan, aku latihan sore2 ke tempat ujian demi bisa lulus.. dan aku merasa motor vario techno yg super lebar n berat bobotnya ini ga bs aku kuasai untuk belok setajam itu, dan akhirnya pinjem motor teman mama (beat yg model baru) untuk ujian minggu depan
Dan ternyata, pada saat ujian remedial, aku masih blm berhasil juga..masih di track yang sama! Aku masih mrasa motornya yg berat, berharap bs pake motor beat jadul yg kecil n ringan. Oke minggu depan coba lagi yuk Nit!

Di saat itu setan melalui orang-orang di sekitarku sudah mulai berbisik agar aku nembak aja, nanti repot banget kan bolak balik latian, kayanya emg km yg ga bakat deh bukan salah motornya! Tapi aku ngotot tetap mau ujian, mumpung ujiannya gratis dan aku msh ada wktu dua minggu sblm balik ke jakarta.. aku bakal berjuang latihan n coba cari pinjeman motor.. enak aja bilang aku ga bakat, nanti ku buktikan ya!
Minggu depannya aku datang lagi dan beruntung sebab dapet pinjeman motor beat yg bener-bener versi pertama keluar banget plus bertabur kenangan. *eits

daaaaan fakta membuktikan kalau ternyata aku bener-bener ga bakat guys, masa aku justru gagal di track 2 :( aku oon banget pake naruh kaki kanan pas berhenti padahal harusnya kiri kaan.. "see you next week" seolah cone2 track ujian itu berkata padaku. Aaaaah! Hampir.habis sabarku.. ini uda 3 kali pake motor beda2 n uda latian masi aja ga lulus. Lu bisa ga si nit naik motor yg bener?? Ga bisa dibiarkan nih...

Nyatanya aku ga menyerah dan bener2 ingin bukti bahwa aku bisa lulus tes. aku masih setia latihan pake motor beat penuh kenangan itu sampe betul2 aku yakin bisa melewati kelima track tanpa menjatuhkan cone maupun kaki.. oke hari H tiba, tapi cobaan datang.. motor penuh kenangan yang sudah berhasil membuatku melewati seluruh track pada waktu latihan itu harus dipakai sama mamah camer.. :" Yawes, aku istigfar aja mgkn ini memang ujian harus pakai motor vario lagi, aku udah ikhlas.. hiks,. Tp tetiba camer telpon anaknya kalo udah pulang dari sekolah jadi motornya bs dpake! yey,.langsung tancep gas pinjem motor, untungnya jarak tempat ujian sama rumah camer ga jauh,. Sampai di detik2 ujian pun tiba.. entah kenapa hari ini beda, pak polisinya kasi kita para peserta tes seragam rompi ujian n difoto dlu.. kata bapaknya abis pake rompi biasanya lulus mba. Mrasa disemangati aku beneran smangat n yeah! Akhirnyaaaa.... Aku lulus tes SIM! Bener2 lulus sesuai kemampuanku yg remed berkali-kali ini.. so proud of me.. seumur-umur baru sekarang merasakan ikut tes yang menentukan kelulusan... bahkan lulus pas masuk penerimaan sd smp sma n kuliah rasanya beda, ini lebih waw dan bangga :"
MasyaAllah..